Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Sekolah Diminta Gunakan BOS Untuk Paket Internet Siswa dan Guru Dalam Pembelajaran Online

Kepala Dinas Pendidikan Kepri M.Dali.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Pemerintah menginstruksikan seluruh seluruh kepada SMA/SMK/sederajat di Kepri menggunakan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk belanja paket internet siswa dan guru dalam pembelajaran online jarak jauh.

Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Dali, mengatakan, hal itu sesuai dengan arahan menteri Pendidikan, dalam meringankan beban guru dan orang tua para siswa dalam mendukung kebutuhan pembelajaran jarak Jauh atau daring (online).

“Kami sudah menginstruksikan ke seluruh kepala Sekolah, apalagi melalui juknis penggunaan dana BOS terbaru sudah dinyatakan diperbolehkan belanja paket internet untuk siswa dan guru,” ungkapnya, Rabu (19/8/2020).

Bahkan kata Dali, Dinas pendidikan juga telah menerbitkan Surat Edaran (SE) terkait penyediaan subsidi paket internet siswa dan guru itu ke sekolah.

Dijelaskan, latar berlakang diperbolehkannya dana BOS untuk mensubsidi paket internet ini berasal dari keluhan para orang tua. Dimana, pembelajaran dengan sistem daring ini cukup membebani, karena biayanya cukup mahal untuk kuota internetnya.

“Hal tersebut juga mendapat perhatian Pak Gubernur, bahkan Pak Gubernur sudah memanggil pihak provider untuk meminta komitmennya menyediakan kuota murah untuk siswa,” terang Dali.

Oleh karena itu, Dali mengimbau, bagi siswa tingkat SMA/SMK/sederajat yang belum mendapatkan kuota internet subsidi dari sekolah agar dapat menghubungi pihak sekolahnya masing-masing.

Kendati demikian, ia juga mengingatkan jangan sampai paket internet yang diberikan sekolah malah disalahgunakan untuk bermain game atau untuk keperluan yang tidak seharusnya.

“Kami sangat berharap subsidi paket internet sekolah ini dapat digunakan untuk belajar, bukan bermain game atau keperluan selain belajar,” kata Dali.

Selain melalui dana BOS, lanjut Dali, penyediaan kuota internet bersubsidi ini juga bisa melalui iuran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP). Dengan demikian, pihak sekolah dapat memanfaatkan dana yang ada untuk menyediakan kuota internet bagi siswa dan guru.

Ia juga menambahkan, kebijakan kuota subsidi ini sudah berjalan sejak Juli 2020 lalu setelah pencairan tahap pertama dana BOS. Hingga saat ini, baru beberapa sekolah yang telah menerapkan penyediaan paket internet ini kepada siswa. Diantaranya, SMAN 1 Toapaya Bintan, SMAN 2 Batam, SLB Batam, SMAN 4 Senayang, Lingga, SMAN 4 Karimun, SMAN 1 MORO, SMKN Bintan Utara, dan masih banyak lagi.

“Makanya, kami mengharapkan seluruh sekolah bisa menyediakan kuota subsidi agar proses belajar mengajar berjalan dengan baik,” harapnya.

Penulis : Ismail

Comments
Loading...