Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Disnaker Bintan Mengku Tidak Berwenang Mengawasi TKA di PT.BAI

Kepala dinas Tenaga Kerja Kabupaten Bintan Indra Hidayat.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten Bintan mengaku tidak memiliki wewenang mengawasi Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT.Bintan Alumina Indonesia (BAI) Bintan.

Kepala Disnaker Bintan Indra Hidayat mengatakan, hal itu sesuai dengan Undang-undang Nomor 23 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah dan Peraturan Presiden Nomor 20 tentang Tenaga Kerja Asing.

“Pengawasan-nya berada di Pemerintah Provinsi. Kami tidak memiliki fungsi untuk melakukan Pengawasan TKA disana. Bidang pengawasan berada di (Disnaker) Provinsi,”kata Kepala Disnaker Bintan itu pada mahasiswa Senin(24/8/2020).

Indra menyampaikan Pemkab Bintan, sudah melakukan langkah kongkrit melakukan Memorandum of Understanding (MoU) dengan pihak perusahaan agar tenaga kerja lokal dapat bekerja di PT.BAI.

Berdasarkan data yang diperoleh, hingga saat ini sudah 1.300 pelamar yang mendaftar ke Disnaker Bintan untuk bekerja di PT BAI dan saat ini masih dalam proses verifikasi dan seleksi dari pihak perusahaan.

“Ini langkah konkret kita. Kita tetap perhatikan bagi masyarakat dengan peluang investasi yang ada,”ucapnya.

Namun saat di tanya, terkait tuntutan Mahasiswa yang tidak percaya dengan pemerintah, Indra menyebutkan hal itu wajar karena mahasiswa hanya melihat dari luar dan tidak berkecimpung didalam pemerintahan.

“Itu hal wajar, mereka melihat dari luar. Pemerintah khususnya tidak bisa bekerja lepas dari aturan dan peraturan yang sudah ada. Karena pemerintah berpedoman pada undang-undang yang berlaku,”pungkasnya.

Sebelumnya, Puluhan mahasiswa dari Aliansi Mahasiswa Kepulauan Riau (Kepri) menggelar aksi demo memprotes keberadaan ratusan Tenaga Kerja Asing (TKA) di PT.Bintan Alumina Indonesia (BAI) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Galang Batang Bintan.

Aksi demo memprotes keberadaan TKA Tiongkok di PT.BAI itu dilakukan puluhan mahasiswa di Kantor Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Bintan, Kilometer 3 Kota Tanjungpinang, Senin (28/8/2020).

Sejumlah mahasiswa, juga membawa spanduk dan bendera merah putih dan melaksanakan orasi serta tuntutan, meminta transparansi pemerintah terhadap data TKA di Kabupaten Bintan khususnya di PT.BAI.

Penulis:Roland

Comments
Loading...