Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Tewas Ditembak di Malaysia, Keluarga Tekong Kapal WNI Berharap Jazad Anaknya Dipulangkan ke Bintan

Suasana rumah duka almarhum Firman Bahtiar Amin, WNI Tekong kapal yang tewas ditembak Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) menunggu jazad korban.

PRESMEDIA.ID, Bintan- Keluarga almarhum Firman Bahtiar Amin, WNI Tekong kapal yang tewas ditembak Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) berharap, jazad korban dipulangkan ke Bintan Indonesia.

Ayah korban Syukuri mengatakan, sangat berharap jazad anaknya tersebut dipulangkan dan dimakamkan di Bintan.

“Saya berharap jasad Amin (korban) dapat dipulangkan kesini dan dimakamkan disini,” ujar Syukuri Selasa (25/8/2020).

Syukuri juga membenarkan, WNI yang dikabarkan tewas akibat ditembak Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) pada Senin (24/8/2020) lalu adalah anaknya yang merupakan warga Kampung Bugis, Kelurahan Tanjunguban Utara, Kecamatan Bintan Utara (Binut) Bintan.

“Iyah dia anak saya, Dia meninggal dunia ditembak di Malaysia,”ujar Syukuri mengisahkan.

Almarhum Firman Bhatiar Amin jelas Syukuri adalah anak kedua dari lima bersaudara. Almarhum juga sudah menikah dan memiliki dua orang anak, dan tinggal dirumahnya sendiri di Gang Tua Muda Kampung Bugis-Bintan.

“Rumah anak saya itu tak jauh dari sini dan sebelum berangkat ke Malaysia, dia juga datang ke sini,”ujarnya.

Syukuri juga menceritakan, bahwa korban pergi dari rumah ke Malaysia sejak Minggu (23/8/2020) sekitar pukul 22.00 WI bersama dua rekannya yaitu Cecep dan Made.

Ke tiganya berangkat ke negeri jiran itu untuk menjalankan bisnis mengantar pesanan Burung Murai. Firman Bahtiar adalah Tekong Kapal sedangkan dua rekanya Cecep dan Made adalah ABK-nya.

Kabar awal yang diterimanya, mengenai WNI yang tewas ditembak di Malaysia, adalah melalui saudaranya yang ditelepon aparat Malaysia. Saat itu dikatakan dari tiga yang diamankan, satu orang ditembak. Sedangkan dua lainnya yang merupakan teman anaknya masih hidup dan kini ditahan oleh aparat Malaysia.

Saat ini anak dan isteri beserta keluarga korban, sedang menunggu kabar pemulangan jazad korban dari Malaysia. Sementara pihak keluarga di Kampung Bugis juga mempersiapkan kedatangan jenazah korban.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...