Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

BNN Dikabarkan Amankan Satu Warga Bersama 5 Bungkusan Diduga Sabu di Bintan

Seorang terduga kurir narkoba dan barang bukti diduga sabu dibongkar didepan pelaku setelah diamankan Polisi BNN.(Ist)

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Badan Narkotika Nasional (BNN) dikabarkan berhasil mengamankan seorang warga yang menyelundupkan narkoba jenis sabu dalam 5 bungkusan yang ditaksir seberat 5 kilogram di perairan Bintan Kamis,(22/8/2019).

Infromasi yang diperoleh dari warga setempat, terduga kurir yang membawa narkotika sabu dengan speed boat, ditangkap dan diamankan di tengah laut bersama barang bukti sabu, dan selanjutnya dibawa ke darat untuk di introgasi dan diggeledah.

Salah seorang warga Ar yang menyaksikan penangakapan terduga pembawa sabu mengatakan, sempat terkejut setelah mendengar letusan senjata Api ditengah laut. “Awalnya saling kejar, lalu ada tembakan dan tak lama Speed boat dan satu orang warga dibawa ke darat,”ujar warga ini pada PRESMEDIA.ID, Jumat,(23/8/2019).

Ketika sampai dipelabuhan lanjut warga ini, satu orang terlihat diamankan petugs dan diintrogasi dengan pertanyaan, “Mengapa lari, mau kabur iyah, apa ini, apa ini,”sebut Ar menirukan introgasi anggota itu.

Saat itu, lanjut Ar, petugas juga melakukan penggeledahan pada barang bawaan milik warga, berupa satu kantong tas nilon berisi sejumlah barang. Dan saat dibongkar ditemukan barang bungusan yang katanya, didalamnya ada sabu yang dibungkus dalam almunium foil dan dilapisi kertas kado.

“Ada 5 bungkus, kata angggot polisinya itu narkoba sabu dan kalau saya lihat tadi kayaknya memang narkoba yang dibungkus dan sempat dibuka petugas,”kata Ar.

Setelah diintrogasi dan barang bawanya digeledeah, anggota yang saat itu mengaku Polisi dari BNN, langsung membawa terduga bersama barang bawaanya meninggalkan lokasi.

“Katanya mau bawa ke kantor di Tanjungpinang,”sebut warga ini.

Kepala BNN kota Tanjungpinang Kompol Darsono yang berusaha dikonfrimasi atas penangkapan kurir dan narkob ini, belum memberikan jawaban, upaya konfrimasi kepada pihak BNN masih terus dilakukan. (Prersmed7)

Comments
Loading...