Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

KPU Jadikan Setiap Tahapan Pilkada Sarana Sosialisasi Protokol Kesehatan

Ketua KPU RI Arif Budiman (Foto:Dok) 

PRESMEDIA.ID,Jakarta- Ketua KPU RI Arief Budiman mengatakan, akan menjadikan setiap tahapan Peilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 sebagai sarana sosialisasi Protokoler Kesehatan.

Hal itu dikatakan Arif pada seluruh jajaran kepala daerah dan Sekda di Indonesia dalam Rakor Penanganan Covid-19, Kesiapan Pilkada Serentak Tahun 2020 serta Gerakan Bersama Pakai Masker (Gebrak Masker) melalui video conference Kamis (27/8/2020).

“Setiap tahapan pemilu yang dilakukan ini, bisa menjadi sarana sosialisasi menerapkan protokol kesehatan dalam kehidupan sehari-hari,”kata Arief.

Saat ini lanjutnya, telah di tetapkan tahapan pemilu yang dilakukan mulai 15 Juni 2020 dan beberapa tahapan telah selesai, salah satunya pelaksanaan Coklit serentak dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

Beberapa hari kedepan lanjut Arif, akan dilakukan tahapan pendaftaran pasangan calon yang membutukan waktu sekitar 25 hari kedepan, dilanjutkan dengan kampanye, Pemungutan dan perhitungan suara.

Sementara itu, Menko Polhukam Mahfud MD mengatakan, penyelenggaraan pilkda serentak telah disiapkan melalui Insturmen, Hukum, kelembagaan dan pembiayaan.

“Ini merupakan agenda konstitusional, dari pesta demokrasi ini kita jadikan momentum penerapan protokol kesehatan secara maksimal,”pungkasnya.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menekankan agar dalam pelaksanaan Pilkada serentak di Indoensia agar selalu perhatikan protokol kesehatan.

“Prinsip utama menghindari kerumunan sosial, pastikan tiap kegiatannya tidak menimbulkan keramaian, utamakan protokol kesehatan. Buat masyarakat tidak takut datang sehingga partisipasi tetap tinggi dengan menyiapkan instrumen protokol kesehatan di tiap titik pelaksanaan,”ujarnya.

Sementara itu, Kepala Satuan Tugas (Kasatgas) Penanganan Covid-19 Doni Monardo meminta semua jajaran di daerah untuk tetap berkomitmen penuh menjalankan kewajiban sebagai aparatur negara yang melindungi segenap bangsa.

“Tidak hanya mengedepankan faktor kesehatan yang memang itu diharuskan, tapi kita juga harus memikirkan kondisi masyarakat kita,”ajak Doni.

Edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat juga penting, maka Doni mengajak seluruh jajaran dan Kader PKK khususnya untuk berperan aktif menyerukan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dan Menjaga Jarak).

Penulis:Redaksi 

Comments
Loading...