Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

MTQ VIII dan Hari Jadi Prov-Kepri Disejalankan, Seluruh Peserta Wajib Jalani Rapid Test

Sekda Kepri TS.Arif Fadillah dan Kepala OPD laiNnya, saat melaksanakan Rapat Persiapan pelaksanaan MTQ ke VIII yang disejalankan dengan Hari jadi Provinsi Kepri September 2020.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Pemerintah provinsi Kepri menyatakan akan melaksanakan MTQ ke VIII tingkat provinsi secara bersamaan dengan Hari Jadi Provinsi Kepri. Pelaksanaan juga akan dilakukan secara ketat dengan protokoler Kesehatan.

Adapun pelaksanaan MTQ VIII dipastikan berlangsung dari 19-23 September 2020 dan Hari Jadi Provinsi Kepri dilaksanakan sesudahnya yaitu 24 September 2020.

Hal itu terungkap dalam rapat dipimpin Sekda Kepri TD.Arif Fadillah di Rupatama Lt.4 kantor Gubernur, Dompak, Tanjungpinang, Rabu (26/8).

Sekda epri TS.Arif Fadillah dalam rapat persiapan Pelaksanaan MTQ VIII dan Hari Jadi Provinsi Kepri 2020 mengatakan pelaksanaan MTQ dan Hari Jadi provinsi Kepri akan dilaksanakan dengan mengedepankan Protokol Kesehatan yang ketat.

Rangkaian kegiatan, seluruhnya juga disederhanakan demi meminimalisir pergerakan dan aktivitas yang menimbulkan keramaian.

“Kurangi pertemuan yang jumlahnya padat, para peserta pun dipastikan harus sehat ketika tiba di Tanjungpinang, dan menunjukan surat keterangan hasil Rapid saat masuk ke lokasi acara,”kata Sekda. Pada hari jadi Provinsi Kepri, lanjutnya, juga akan diminimalisir dan tidak terlalu banyak.

“Kegiatan intinya saja, seperti Upacara, Paripurna DPRD, Ziarah dan Tabur Bunga serta disejalankan dengan Peresmian Stadion Dompak,” kata Arif.

Arif juga memastikan saat perhelatan upacara HUT RI pekan lalu, menyampaikan langsung dengan para FKPD terkait pelaksanaan MTQ dan semua sepakat mendukung MTQ terlaksana.

“Surat resmi juga telah disampaikan ke Forkopimda, semua mendukung namun tetap saling mengingatkan tentang protokol kesehatan,” lanjut Arif.

Arif juga berharap kepada seluruh perangkat daerah yang masuk kedalam kepanitiaan dapat berkerja solid dan maksimal untuk mencapai hasil yang terbaik, pun demikian kepada Dinas Kesehatan dan RSUD RAT agar lebih aktif.

“Penanggungjawab masing-masing bidang kepanitiaan agar disiplin, jangan ada celah. Kita harus jaga dan memastikan agar tidak ada virus yang menyebar,” tegas Arif.

Sementara itu, Plt. Kadis Kesehatan Tjetjep Yudiana mengatakan bahwa Protokol Kesehatan dalam penyelenggaraan MTQ harus menjadi tolok ukur dalam menjalankan event dalam era adaptasi kebiasaan baru.

“Jika berhasil melaksanakan tanpa penyebaran covid-19 akan menjadi kebanggaan sekaligus contoh, namun sebaliknya jika ada tentu akan mencoreng nama Pemerintah yang harus kita hindari,” kata Tjetjep.

Untuk itu, Tjetjep berharap agar semua sektor kepanitiaan ditetapkan sebagai pengawas covid19, berhak memberikan teguran secara santun kepada siapapun yang dinilai melanggar protokol kesehatan.

Selain itu, Tjetjep juga menyarankan agar test rapid wajib dilakukan kepada seluruh peserta dan petugas acara tanpa terkecuali dengan pelaksanaan tes dan lokasinya terpusat pada satu titik.

“Untuk syarat masuk ke lokasi acara wajib menunjukan surat hasil Rapid,” sarannya.

Tjetjep juga memastikan bahwa Dinas Kesehatan akan bekerja sama dengan RSUD Raja Ahmad Thabib, jika ada hasil rapid yang reaktif akan langsung ditindaklanjuti dengan test PCR yang hasilnya langsung keluar di RSUD RAT.

Sedangkan untuk Rapid Test nanti terjadwal sementara pada 12 September 2020 pukul 08.00 wib s.d 16.00 wib bertempat di halamaan Gedung Daerah yang akan diinfokan lebih lanjut jika ada perubahan.

Penulis:Redaksi 

Comments
Loading...