Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Korupsi SPPD Fiktif, Mantan Sekwan dan Bendahara DPRD Karimun Segera di Sidangkan

Humas PN Tanjungpinang Eduard P Silaho SH.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Dua berkas perkara dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif DPRD Kabupaten Karimun 2016, dilimpahkan Kejaksaan Negeri Tanjungbalai Karimun ke Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang.

Dua berkas perkara korupsi SPPD Fiktif DPRD Karimun itu, adalah atas nama tersangka Usman Ahmad selaku mantan Sekretaris DPRD Tanjungbalai Karimun dan Boy Zulfikar sebagai mantan Bendahara DPRD Tanjungbalai Karimun.

Humas PN Tanjungpinang Eduard P Sihaloho mengatakan, dua berkas perkara korupsi SPPD fiktif DPRD Kabupaten Karimun tahun 2016 itu, teregister di PN Tipikor dengan perkara nomor 7/Pid.Sus-TPK/2020/PN Tpg atas nama tersangka Usman Ahmad dan nomor perkara 6/Pid.Sus-TPK/2020/PN Tpg atas nama tersagka Boy Zulfikar.

Atas pelimpahan dua berkas perkara ini, ketua PN Tanjungpinang telah menunjuk Ketua Majelis Hakim, Eduard P Sihaloho didampingiHakim anggota Yon Efri dan Joni Gultom.

“Rencana sidang pertama akan dilaksanakan pada hari Senin 7 September 2020,”kata Eduard,Senin(31/8/2020).

Ke dua tersangka dijerat dengan pasal 3 Jo Pasal 18 Ayat 1 huruf b Undang Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dan ditambah dengan Undang undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2001 Tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 Ayat 1ke-1 KUHPidana.

Diketahui bahwa tersangka Boy, sesuai tugas dan fungsinya diduga menyalahgunakan perjalanan dinas terhadap staf berserta pimpinan DPRD TBK.

Seperti perjalanan dinas dalam lingkungan pemerintah daerah TBK, pertanggungjawaban belanja makan minum penyedia diduga juga di fiktif tahun 2016 dan pertanggungjawaban dinas fiktif, perjalanan dinas mantan ketua DPRD TBK.

Penulis:Roland

Comments
Loading...