Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

KPK Periksa Alias Wello Terkait Korupsi Izin Tambang Bupati Waringin Timur

Jurubicara KPK Febri Diansya Saat memberi keterangan Pers pada wartawan di Batam.(Presmedia).

PRESMEDIA.ID,Batam- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil dan memeriksa Bupati Lingga Alias Wello untuk dimintai keterangan atas dugaan korupsi Penerbitan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi (IUP-OP) tambang Bauksit Bupati Kabupaten Kota Waringin Timur tersangka Sopian Hadi (SH). Pemeriksaan Alias Wello dilakukan penyidik KPK di Mapolresta Barelang, Kota Batam Jumat (23/8/2019).

Juru bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, pada Rabu 22 Agustus lalu, pihaknya telah melakukan penggeledahan salah satu rumah pengusaha di kota Tanjungpinang atas dugaan keterkaitannya pada kasus tersebut. Penyelidikan dilanjutkan dengan pemanggilan Alias Wello sebagai saksi untuk mendalami kasus tersebut.

“Pemeriksaan terhadap yang bersangkutan (Alias Welo-red) ini, dilakukan dalam proses penyidikan dugaan korupsi dalam Penerbitan Izin Usaha Pertambangan Operasi Produksi tambang boksit di Pemkab Kota Waringin Timur,”ujarnya pada wartawan melalui Pesan Whatsap,Jumat,(23/8/2019).

Selain Aw, sapaan akrab Bupati Lingga Alias Wello, Tim penyidik KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap 2 saksi lainnya, yakni staf bagian Keuangan PT.FMA M.Efendi dan Pemilik PT.FMA Hendy HDS.

“Para saksi diperiksa dan dimintai keterangan terkait dengan proses perizinan pertambangan di Kota Waringin Timur,”ujarnya.

Febri menambahkan, selain telah menetapkam Bupati Kotawaringin Timur sebagai tersangka, KPK juga telah melakukan penyitaan sejumlah dokumen terkait dengan proses perizinan tambang boksid di Kota Waringin Timur terhadap Kui Lim pemilik PT.Niaga Lestari Remittance.

Sebelumnya, Ketua KPK-RI Agus Raharjo kepada wartawan di Tanjungpinang provinsi Kepri mengatakan, dugaan korupsi pengeluaran izin Usaha Pertambangan (IUP) Bupati Waringin Timur, Kalimantan Tengah dengan tersangka Supian Hadi (SH) terus ditindak lanjuti KPK.

Sejumlah nama-nama pemberi serta Direktut perusahaan yang memperoleh IUP pada pertambangan boksit yang dikeluarkan bupati Waringin Timur Kalimantan Tengah itu juga akan dipanggil.

“Semua yang namanya temuan dalam penyelidikan dan penyidikan akan di folow-Up oleh Penyidik KPK. Kita ikuti aja kelanjutanya nanti seperti apa, Nanti akan ada hasil laporan Penyelidikan yang dilakukan penyelidik di KPK,”ujar Agus Raharjo, saat di konfrimasi wartawan usai menyaksikan penandatanganan MoU Optimalisasi Penerimaan pajak dan retribusi di Aula kantor Gubernur Kepri beberapa waktu lalu.

Dari akta pernyataan Rapat Perubahan Anggaran Dasar Perseroan terbatas PT.Fajar Mentaya Abadi (FMA) Nomor 03 tertanggal 2 Januari 2012 yang dibuat oleh Notaris Tri Dartahena,S.H.MKn tercatata sebagai Direktur PT.FMA yang bergerak di bidang pertambangan bauksit itu adalah Alias Welli. Diperusahaan PT.Aries Iron Mining (AIM) bupati Lingga ini saat itu, juga disebut KPK sebagai Direktur sebelum dirinya mencalonkan diri sebagai Bupati.(Presmed5)

Comments
Loading...