Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Suap dan Gratifikasi Nurdin, Dua Pengusaha Mangkir dari Panggilan KPK

Juru Bicara KPK Febri Diansyah saat memberi keterangan Pers pada Wartawan di Batam (Presmedia)

PRESMEDIA.ID, Batam-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mendalami kasus suap dan gratifikasi Gubernur Kelri non akrif Nurdin Basirun (NBH). Dari 7 Pengusaha dan Konsultan yang dipanggil KPK untuk diperiksa sebagai saksi dalam kasus Nurdin, hanya 5 orang yang hadir memenuhi panggilan.

Sedangkan 2 saksi lainya, masing-masing Trisno sebagai Direksi PT.Bintan Hotel dan Herman Staf PT.Labun Buana Asri, mangkir dan tidak hadir memnuhi panggilan penyidik KPK, Jumat,(23/8/2019).

Juru Bicara KPK Febri Diansyah mengatakan, ke 5 saksi yang terkait dengan kasus dugaan dan gratifikasi Nurdin Basirun itu, diperiksa di Poltabes Barelang Batam.

“Dari pemeriksaan yang dilakukan sejak Senin hingga Jumat, sudah 33 orang saksi yang telah diperiksa dalam kasus dugaan gratifikasi ini,”ujar Febri pada wartawan.

Hingga saat ini kanjutnya, KPK masih fokus dan terus mendalami dugaan penerimaan suap dan gratifikasi, baik yang diduga berasal dari OPD di Pemerintah provibsi Kepri, ataupun yang terkait dengan pengekuara perizinan, pemanfaatan ruang laut Kepri.

“Hasil pemeriksaan ini akan kami dalami untuk proses lebih lanjut. Kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat lagi juga menjadi perhatian KPK,”sebut Febri.

Sebelumnya, tim penyidik KPK juga telah memanggil Sekda Kepri, serta hampir seluruh Kepala OPD dan staf ASN di provinsi Kepri untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan suap perizinan prinsip dan lokasi pemanfaatan ruang laut, proyek reklamasi di wilayah pesisir dan pulau-pulau kecil Kepri tahun 2018/2019.

Selain memanggil sejumlah Pejabat dan ASN serta pihak swasta sebagai saksi. KPK juga telah mengajukan Izin Penyitaan dan penggeledahan tempat dan barang bukti ke PN Tanjungpinang.

Kepala PN Tanjungpinang Admiral SH, melalui Humas PN Tanjungpinang Edward P Sihaloho, membenarkan telah dikeluarkanya izin penyitaan dan penggeledahan tempat dan lokasi, serta sejumlah barang bukti tersebut.

“Sesuai dengan yang diajukan KPK, Pengadilan telah mengeluarkan izin Penyitaan dan Penggeledahan yang diajukan,”sebut Edward.(Presmed)

Comments
Loading...