Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Ini Modus Tersangka Korupsi IUP-OP Tambang Bauksit, Menurut Kejati

Asisten Pidana Khusus Kejati Kepri Wagiyo, dan Asisten Intelijen Kejati Kepri Agustian bersama jajaran saat memberi keterangan Pers.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri), Wagiyo mengatakan, modus tersangka korupsi Izin Usaha Pertambangan Usaha Produksi (IUP-OP) Bauksit di Kepri adalah dengan niat buruk, memalsukan pengurusan Izin, seolah ingin membangun sesuatu ditempat yang ada sumber daya mineralnya (bauksit),”ungkap Wagiyo, Rabu(2/9/2020).

Lebih lanjut, Wagiyo mengungkap tetapi itu ternyata modus, ini perumpamaan saja, yang diusulkan misalnya 10 meter, tetapi diberikan jauh diatas yang di berikan tetapi memang faktanya tidak ada.

“Iya untuk mengeruk, kita harus memahami peraturan yang di buat pemerintah daerah itu dalam rangka memelihara atau menjaga tanah Tanjungpinang, tapi ada aturan pembangunan tapi ini tidak ada pembangunannya, dan semata-mata untuk mengeruk bauksit disana,” paparnya.

Ia menyampaikan bahwa untuk kerugian negara atas kasus ini, nanti akan disampaikan pada saat dakwaan di Pengadilan.

“Saya kira ini konsumsinya bukan disini tetapi nanti kita sampaikan di dakwaan,” jelasnya.

Sebelumnya Kejaksaan Tinggi Kepri akhirnya menahan 10 dari 12 Terangka korupsi Izin Usaha Pertambangan-Operasi Produksi (IUP-OP) tambang Bouksit di Bintan Provinsi Kepri, Rabu (2/9/2020)

Ke 10 tersangka yang ditahan itu adalah, Dr Amjon M.PD (50) mantan Kepala Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Kepulauan Riau 2018-2019, Drs.Azman Taufik (60) mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu Provinsi Kepulauan Riau.

Selanjutnya, Wahyu Budi Wiyono (46) Direktur CV Buana Sinar Khatulistiwa, Harry E Malonda (66) Ketua Koperasi Haluan Kelompok Tambang Rakyat Cabang Bintan, Sugen (51) Wakil Ketua Koperasi Haluan Kelompok Tambang Rakyat, Eddy Rasmadi (47) Direktur CV Gemilang Mandiri Sukse, M Achma (43) Direktur PT Cahaya Tauhid Alam Lestari, Jalil (51) Mitra BUMDES Maritim Jaya Desa Air Gubi.

Kemudian Junedi (46) Persero Komenditer CV Dwi Karya Mandiri, M.Adrian Alami (41) Kepala Cabang Persero di Tanjungpinang PT Tan Maju Bersama Sukses.

Penulis:Roland

Comments
Loading...