Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kejari Karimun Kembali Lelang 45 Ribu Matrik Ton Nikel Hasil Tangkapan Bea Cukai

Kapal MV Pan Begonia

PRESMEDIA.ID, Karimun – Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai Karimun kembali melelang 45 ribu matrik ton nikel hasil tangkapan Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC). Barang sitaan yang diselundupkan kapal MV Pan Begonia beberapa waktu lalu ini dilelang dengan harga Rp 7 miliar.

Kepala Seksi Pidana Khusus (Kasi Pidsus) Kejari Karimun, Andriansyah, nikel sitaan ini sudah dua kali dilelang, namun belum ada yang berminat.

Menurutnya, sesuai dengan peraturan Perdagangan Republik Indonesia, barang hasil sitaan itu hanya bisa dilelang dan tidak bisa diekpor ke luar negeri.

“Sudah ada sejumlah pihak yang melihat dan mengambil sampel nikel, namun belum ada yang sepakat membeli,” ucapnya, Kamis (3/9/2020).

Ia menerangkan, tujuan dilakukan pelelangan untuk menghindari terjadinya tindak pencurian barang bukti. Seperti kasus yang pernah terjadi pada kapal tanker Tabonangen dahulu, dimana barang bukti berupa minyak yang pernah hilang.

“Untuk menghindari itu, maka kami lelang saja,” katanya.

Untuk diketahui, Kanwil DJBC Karimun menangkap kapal MV Pan Begonia lantaran membawa muatan biji nikel tanpa dilengkapi dokumen yang sah dari Sulawesi Tenggara menuju Singapura. Dari tangkapan, sebanyak 45 ribu matrik ton nikel senilai Rp 13, 769 miliar. Sedangkan kerugian negara ditaksir sekitar Rp 2,4 miliyar.

Penulis : Putri

Comments
Loading...