Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko
Bhayangkara 74

BAP Pemalsuan Ijazah dan Markus Penipu Belum Dilimpah Penyidik Polres ke Jaksa

Foto; Tersangka Fr markus Penipu Tersangka Korupsi Junaedi, yang mengembalikan Dana Rp.500 Juta ke Polisi.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Tiga kasus atensi, pemalsuan Ijazah DPRD, dan Dirut BUMD serta kasus penipuan yang diduga dilakukan makelar kasus (Markus) hingga saat ini belum dilimpahkan penyidik Polres Tanjungpinang ke Kejaksa.

Kendati sebelumnya, Penyidik telah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan, Namun Berkas ke tiga perkara itu, hingga saat ini tak kunjung di limpahkan.

Kepala seksi pidana umum (Kasipidum) Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Wawan Rusmawan mengatakan, selama 30 hari setelah penyidik Reskrim mengirim SPDP tiga perkara itu ke Kejaksaan, hingga saat ini belum ditindak lanjuti penyidik dengan pengiriman Berita Acara Pemeriksaan Perkara (BAP).

“Untuk perkara dugaan pemalsuan ijazah Dirut BUMD, dan oknum anggota DPRD, baru hanya SPDP tanpa tersangka.Demikian juga perkara penipuan atas nama tersangka Feri, juga baru SPDP dan belum ada BAP-nya,”ujar Wawan pada PRESMEDIA.ID, Selasa (8/9/2020).

Saat ini lanjut Wawan, Pihaknya juga sudah menyurati penyidik untuk mempertannykan BAP ke 3 perkara tersebut melalui (P-17), Tapi sampai juga belum ada tindak lanjut.

“Sesuai dengan SOP administrasi penanganan perkara di Kejaksaan, kami sudah mempertanyakan ke Penyidik. Dan jika dalam 30 hari P-17 kami sampaikan belum ada tindak lanjut, Maka, SPDP yang sebelumnya kami terima dari penyidik, akan dikembalikan ke Penyidik,”ujarnya

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP Rio Reza Parindra di konfirmasi terkait dengan tindak lanjut proses hukum penyelidikan dan penyidikan ke tiga perkara itu, belum memberi tanggapan. Upaya konfirmasi, masih terus dilakukan.

Sebelumnya, Polres Tanjungpinang menyatakan akan segera menetapkan tersangka Pemalsu titel atau gelar Akademis Direktur Utama (Dirut) Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) kota Tanjungpinang.

Penetapan tersangka, juga dilakukan penyidik Reskrim Polres Tanjungpinang terhadap Feri, tersangka pelaku penipuan, berkedok Makelar Kasus, yang mengaku bisa mengatur penghentiaan atau SP3 penetapan tersangka Korupsi IUP-OP tambang Bouksit.

Demikian juga dalam dugaan kasus pemalsuan ijazah oknum anggota DPRD Kota Tanjungpinang, juga dilakukan penyidikan oleh Kasat Reskrim, yang ditindak lanjuti dengan pengiriman SPDP ke Kejaksaan.  

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang Rio Reza Parindra, mengatakan, 14 hari setelah SPDP ke Kejari Tanjungpinang, pihaknya harus segera menetapkan siapa tersangka dalam dugaan tindak pidana pemalsuan gelar atau titel Akademis yang sebelumnya dilakukan penyelidikan itu.

Penulis:Roland 

Comments
Loading...