Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Hasil Swab Dokter dan Perawat Negatif, Ruang ICU RSUD Bintan Kembali Dibuka

RSUD Kabupaten Bintan.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Ruang Intensive Care Unit (ICU) RSUD Bintan kembali dibuka, setelah sebelumnya, sempat tutup, akibat dokter dan perawat di RSUD tersebut terpapar COVID-19.

Pembukaan ICU RRSUD Bintan ini, setelah dipastikan, hasil Swab Polymerase Chain Reaction (PCR) sejumlah dokter dan perawat di RS itu, dinyatakan negatif oleh Balai Teknik Kesehatan Lingkungan dan Pengendalian Penyakit (BTKLPP) Batam.

Direktur RSUD Bintan Benni Antomi mengatakan, pada akhir Agustus lalu ada 7 tenaga medis RSUD Bintan itu yang terpapar dan dinyatakan positif COVID-19. Mereka adalah 3 orang dokter internship, 1 orang perawat dan 3 orang bagian laboratorium.

Akibatnya, lanjut Antomi, dengan terpaksa pelayanan di ICU di RSUD Bintan itu ditutup sementara waktu itu. Pihak RSUD juga langsung bergerak cepat melakukan tracking dan tes swab terhadap petugas yang melakukan kontak erat dengan pasien.

“Saay itu, seluruh pasien yang dilayani di ruangan ICU, terpaksa dirujuk ke rumah sakit lain. Sedangkan pelayanan IGD tetap berjalan seperti biasanya sambil menunggu hasil swab dari tenaga medis lainnya,”ujarnya kemarin.

Kemudina lanjutnya, setelah dilaksanakan perawatan dan uji swab, BTKLPP Batam mengeluarkan hasil uji swab, yang menyatakan, seluruh tenaga medis di RSUD Bintan itu hasilnya Negatif dan pelayanan ICU RSUD Bintan dapat kembali normal.

“Hampir dua pekan tutup karena kasus covid-19. Sekarang layanan sudah normal kembali seluruhnya,” jelasnya

Disampaikannya juga bahwa dengan kembalinya layanan tersebut, maka saat ini aktivitas RSUD Bintan akan dapat berjalan maksimal kembali.

“Tentunya kita akan semaksimal mungkin, saat ini ruangan sudah kita sterilkan dan bisa difungsikan sebagaimana mestinya agar bagaimana layanan kepada masyarakat jangan sampai tutup,” ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...