Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Warga Karimun Wajib Pakai Masker, Kalau Tidak, Siap-siap Didenda

Bupati Karimun Aunur Rofiq.

PRESMEDIA.ID,Karimun-Pemerintah Kabupaten Karimun menerapkan sanksi denda bagi warga yang melanggar protokol kesehatan di tempat atau fasilitas umum, dalam masa Pandemi COVID-19.

Bupati Karimun, Aunur Rafiq, mengatakan, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbub) Nomor 49 tahun 2020, bagi pelanggar protokol kesehatan COVID-19 akan diberi sanksi peringatan lisan, denda, hingga pencabutan izin usaha bagi pelaku usaha yang melanggar.

“Sanksinya bermacam-macam, tergantung seberapa berat pelanggarannya,”ujarnya Jumat (11/9/2020).

Lebih jauh, ia menjelaskan, untuk perseorang atau individu yang melanggar protokol kesehatan, pihaknya pertama akan menegur secara lisan atau tertulis. 

Namun, jika masih berlanjut, sanksi berupa kerja sosial membersihkan fasilitas umum atau area publik selama 60 menit atau denda administratif sebesar Rp.50 ribu.

Sementara itu untuk pengelola, penyelenggara atau penanggungjawab tempat dan fasilitas umum serta pelaku usaha akan diberikan sanksi teguran lisan atau teguran tertulis untuk pelanggaran pertama, Kemudian penghentian sementara operasional usaha selama 3 hari atau denda administratif untuk pelanggaran kedua dengan besaran denda Rp 500 ribu sampai 2 juta.

“Kalau denda uang, nantinya akan masuk ke kas daerah dan akan diproses oleh Satpol PP,”kata Rafiq.

Pemberian sanksi ini lanjutnya, merupakan langkah kecil untuk mencegah penularan COVID-19, dan untuk memberikan kesadaran pada masyarakat yang masih lalai dalam menjalankan protol kesehatan.

“Kita lihat masih banyak yang mengabaikan penting protokol kesehatan, dan semoga dengan adanya ancaman sanksi ini, akan dapat membuat mereka berfikir banyak kali untuk tidak lagi mengabaikan protokol kesehatan,”tegas Rafiq.

Penulis:Puteri/Redaksi

Comments
Loading...