Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Anggota DPRD Kepri Minta Pemprov Prioritaskan THL Guru dan Kesehatan Diangkat PTT

ASN, PTT, dan THL usai apel pagi di halaman komplek perkantoran Pemprov Kepri, Pulau Dompak, Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang – Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Kepulauan Riau, Wahyu Wahyudin, mendukung wacana Pemprov Kepri yang akan mengangkat Tenaga Harian Lepas (THL) menjadi Pegawai Tidak Tetap (PTT).

Namun demikian, ia meminta dalam pengangkatan tersebut Pemprov Kepri lebih memprioritaskan tenaga guru dan kesehatan.

“Saya mendorong dua itu saja, yaitu mengangkat PTT di dinas pendidikan dan dinas kesehatan. Kalau dinas yang lain tidak perlu bahkan saya tolak, karena tidak ada urgensinya, maksimalkan saja dulu tenaga yang ada,” katanya, Senin (14/9/2020).

Ia menerangkan, saat ini jumlah guru dan tenaga kesehatan khususnya perawat dan bidan di Provinsi Kepri yang terdiri dari tujuh kabupaten/kota masih serba kekurangan.

Sehingga, petugas yang ada di lapangan saat ini harus kerja ekstra dan makin terbebani dengan adanya COVID-19.

“Masih sangat minim sekali tenaga pendidik dan kesehatan kita ini,” ucapnya.

Selain itu, Politisi PKS itu juga menegaskan, Pemprov Kepri agar tidak ada istilah titip-menitip dalam proses pengangkatan THL menjadi PTT, namun memprioritaskan sesuai kompetensi bidang dan keahlian yang dimiliki masing-masing individu.

“PTT yang diangkat harus betul-betul profesional, sesuai standar dan kualifikasi yang dibutuhkan di lapangan,” tuturnya.

Lebih lanjut, Wahyu menyampaikan pengangkatan THL menjadi PTT tidak menyalahi aturan, karena menyesuaikan dengan kebijakan dan kondisi di daerah masing-masing.

Apalagi tidak sedikit THL di sekolah yang sudah belasan hingga puluhan tahun mengabdi, namun tidak mendapatkan perhatian lebih dari pemerintah. Sementara untuk menjadi PNS sangat sulit dikarenakan kuota penerimaannya dibatasi Pemerintah Pusat.

“Kami di Komisi IV menunggu usulan dari Pemprov Kepri, agar bisa dihitung antara kebutuhan dengan anggaran yang ada,” pungkasnya.

Sebelumnya, Gubernur Provinsi Kepri, Isdianto, memang berencana akan mengangkat para THL yang telah bekerja di Pemprov Kepri menjadi PTT

“Sudah saya minta Badan Kepegawaian Pelatihan dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) mendata jumlah para THL ini, Insya Allah akan kita akan PTT,” ujarnya saat ditemui di Kantor Gubernur Kepri, Pulau Dompak, Senin (31/8/2020) lalu.

Menurut Isdianto, para THL yang rencananya akan diangkat menjadi PTT merupakan THL yang digaji melalui APBD Kepri, bukan anggaran dinas terkait.

Kemudian, pihaknya juga akan membatasi pengangkatan tersebut untuk para THL yang telah bekerja minimal 5 tahun.

“Kita akan hitung dan sesuaikan dengan kemampuan anggaran, kemungkinan akan dibatasi untuk masa kerja 5 sampai 10 tahun,” terangnya.

Penulis : Ismail

Comments
Loading...