Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Bintan Kembangkan Tanaman Sorgum di Topsel

Bupati Bintan Apri Sujadi saat melakukan penanaman Sorgum di Desa Tuapaya Selatan

PRESMEDIA.ID,Bintan- Pemerintah kabupaten Bintan garap pertanian sorgum di Kabupaten Bintan. Tanaman tersebut akan dibudidayakan melalui program Padat Karya Tani Desa (PKTD) ini dipusatkan di Desa Toapaya Selatan (Topsel) Kecamatan Toapaya.

Sorgum merupakan tanaman pangan jenis serealia atau biji-bjian seperti tanaman jagung, hanjeli gandum dan jewawut. Tanaman ini menghasilkan karbohidrat yang tinggi sehingga dapat digunakan sebagai pengganti beras.

Kepala DPMD Bintan, Ronny Kartika mengatakan, Sorgum dibudidayakan sebagai upaya ketahanan pangan desa serta menjadi program prioritas daerah melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bintan bekerjasama pemerintah desa (Pemdes).

“Bintan akan jadi pilot project pertanian sorghum. Lokasinya akan dipusatkan di Desa Topsel nantinya akan dikelola diatas lahan seluas 8 hektare (ha),”ujar Ronny kemarin.

Tanaman ini lanjutnya, berasal dari Afrika yaitu daerah sekitar sungai Niger. Di Jawa, tanaman ini disebut Canthel dan juga sudah dikembangkan sejak lama di Bangka Belitung.

Sedangkan di Bintan penanaman perdananya dilakukan di lahan belakang Kantor Desa Topsel. Bupati Bintan Apri Sujadi yang langsung menanamnya

Sorgum merupakan tanaman yang menghasilkan Zero Waste Product. Biji sorgum dapat diolah menjadi beras, tepung, pakan ternak, nasi, dan biskuit. Batang sorgum juga dapat diolah menjadi gula, pakan sapi, kompos, minuman dan permen. Sedangkan daunnya dapat diolah menjadi kompos, pewarna alami, dendeng dan keripik.

“Tahun ini kita garap di Bintan. Kita juga sudah kerjasama dengan tenaga ahli dari Bangka Belitung,” jelasnya.

Bupati Bintan, Apri Sujadi mengatakan, Tanaman sorghum ini mudah dibudidayakan, dengan biaya relatif mudah. Dalam satu kali tanam, sorgum bisa dipanen lebih dari sekali, sehingga produktivitasnya tinggi.

“Dari penelitian, sorgum kaya mengandung niasin, thiamin, vitamin B6, juga zat besi. Khasiat lainnya, sorgum rendah karbohidrat, tinggi kalori untuk menghasilkan energi dalam tubuh,” katanya.

2019 lalu, Kementerian Pertanian (Kementan) RI menyatakan, pada tahun 2020 ini akan meluncurkan program bantuan benih sorghum tanaman pangan alternatif ini. Maka ini menjadi kesempatan dan peluang besar bagi Kabupaten Bintan.

Pemkab Bintan telah menyediakan lahan seluas 8 hektare di tiga titik yang berada di Desa Topsel. Namun akan dicoba terlebih dahulu mengembangan di lahan 2 hektare sampai 4 hektare.

“Selain memiliki nilai ekonomis yang tinggi, sorgum juga sangat bagus sebagai pangan alternatif yang menyehatkan. Jika berhasil dan produksinya bagus, kita akan minta dukungan untuk penyediaan benih sampai dengan alat pengolahan bijinya,”ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...