Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Turun Drastis, APBD Kepri 2021 Diproyeksikan Rp 3,2 Triliun

Plt Kepala Barenlitbang Provinsi Kepri, Naharudin.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Provinsi Kepulauan tahun 2021 dipastikan mengalami penurunan drastis dari Rp.3,9 Triliun pada 2020, menjadi Rp.3,2 Triliun atau turun Rp.700 Milliar di APBD 2021.

PLT.Kepala Dinas Barenlitbang Provinsi Kepri, Naharuddin mengatakan, rincian alokasi APBD murni 2021 tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp 1,081 triliun dan dana perimbangan sebesar Rp 2,066 triliun, kemudian ada penerimaan lain-lain yang sah sekitar Rp 1,3 miliar.

“Saat ini masing-masing OPD sedang menyusun renja (rencana kerja), setelah itu selesai akan disampaikan ke DPRD,” ujarnya.

Ia juga menambahkan, masih sama dengan tahun sebelumnya pada APBD 2021, Dinas Pendidikan (Disdik) masih menjadi OPD yang pagu belanjanya masih tertinggi dibanding dengan OPD lainnya di Pemprov Kepri dengan persentase 20 persen sesuai dengan undang-undang.

“Yang kedua tentunya masih Dinas Kesehatan dan selanjutnya OPD yang menangani bidang infrastruktur seperti PU dan Perkim,” sebutnya.

Berikut Rincian Struktur APBD Murni Pemprov Kepri TA 2021 :

I. Pendapatan Daerah : Rp 3,167 triliun
1. PAD : Rp.1,081 triliun
1.1 Pajak Daerah : Rp 976 miliar
1.2 Retribusi Daerah : Rp 9,955 miliar
1.3 Hasil Pengelolaan Kekayaan : Rp 5,150 miliar
1.4 Lain-lain pendapatan yang sah: Rp 87,894 miliar

2. Penerimaan Dana Perimbangan : Rp 2,066 triliun
1.1 Dana Bagi Hasil Pajak : Rp. 189,904 miliar
1.2 Dana Alokasi Umum : Rp. 1,114 triliun
1.3 Dana Alokasi Khusus : Rp. 744,341 miliar
1.4 Dana Insentif Daerah : Rp 38,420 miliar

3. Penerimaan Lain-Lain Pendapatan Daerah yang Sah : Rp 1,348 miliar

4. Silpa : Rp 90 miliar

II. Belanja Daerah : Rp 3,259 triliun

#sumber : TAPD Pemprov Kepri

Penulis : Ismail

Comments
Loading...