Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Satu Tahun Penyidikan Korupsi Pajak BPHTB, Jaksa Baru Kantongi Nama Satu Tersangka

Kepala Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Ahiya Abustam dan Seksi Pidana Khusus Kajari Tanjungpinang Aditya Rakatama.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Hampir satu tahun penyidikan dugaan korupsi pajak Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) di Badan Pengelolaan dan Retribusi Daerah (BP2RD) kota Tanjungpinang, Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang mengaku baru mengantongi satu nama tersangka.

Kepala Seksi Pidana Khusus Kejaksaan Negeri Tanjungpinang Aditya Rakatama mengatakan, dari penyidikan yang dilakukan, saat ini telah mengantongi satu orang calon tersangka dari dugaan korupsi BPHTB di BP2RD kota Tanjungpinang itu.

“Saat ini kami masih mengumpulkan barang bukti untuk memperkuat penyidikan,”kata Raka saat di konfirmasi PRESMEDIA.ID, Rabu(16/9/2020).

Raka menyampaikan karena unsur – unsur korupsi ada perbuatan melawan hukum dan penyalahgunaan kewenangan hingga pendalaman penyidikan masih dibutuhkan.

Namun saat ditanya, siapa calon tersangka tersebut dan apakah sudah pernah diperiksa, Raka enggan menyebutkan, dan mengatakan sudah mengantongi calon tersangkanya.

“Insyaallah sudah, masih memperkuat lagi supaya lebih rapi. Untuk sementara masih satu calon tersangka,”tegasnya.

Ia menjelaskan dari Audit kerugian Negara dari hasil perhitungan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Kepri korupsi BPHTB di BP2RD Tanjungpinang mengakibatkan kerugian Rp.3 Miliar.

“Tim juga sedang mencari ada beberapa perbuatan demikian juga modus yang dilakukan,”pungkasnya.

Sekedar mengingatkan, penyidikan dugaan korupsi Pajak BPHTB di BP2RD kita Tanjungpinang ini sudah berlangsung sejak 2019 lalu.

Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, juga telah mamanggil dan memeriksa sejumlah pegawai OPD Badan Pengelolaan dan Retribusi Daerah (BP2RD) kota Tanjungpinang atas dugaan korupsi BPHTB.

Selain memeriksa sejumlah saksi, Penyidik Kejaksaan Negeri Tanjungpinang juga sebelumnya telah melakukan penggeledahan dan mengambil sejumlah dokumen dari kantor dan rumah pejabat Pemko Tanjungpinang.

Penulis:Roland

Comments
Loading...