Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Pengacara Andi Asrun Luncurkan Buku Hukum Acara Sengketa Pemilu 

Bedah buku dengan tema “Membedah Praktik Curang Dalam Kontestasi Pilkada, Menanti Pemimpin Pilihan Rakyat” di Nite & Day Laguna Hotel Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Praktisi Hukum Andi Muhammad Nasrun, meluncurkan karya buku dengan judul Hukum Acara Sengketa Pemilu Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia.

Andi Asrun mengatakan Buku tersebut ditulis berdasarkan pengalamannya menjadi pengacara saat menangani saengketa Pemilu sejak tahun 2006 silam.

Hal itu dikatakan Andi Asrun dalam bedah buku dengan tema “Membedah Praktik Curang Dalam Kontestasi Pilkada, Menanti Pemimpin Pilihan Rakyat” dilakukan di Nite & Day Laguna Hotel, Tanjungpinang, Rabu (16/9/2020) malam.

Dalam acara tersebut, Andi mengatakan, Perkara pertama yang ditangani adalah kasus sengketa Pemilu dari Tanjungpinang atas nama Alias Wello (Bupati Lingga).

Ia mengungkapkan, melalui karyanya tersebut penyelenggara Pemilu dapat mencermati potensi sangketa yang terjadi pada Pilkada Serentak 2020. Salah satu contoh, KPU dan Bawaslu perlu mengawasi petahana yang kembali maju di Pilkada Serentak Kepri 2020 supaya tidak melakukan praktik-praktik curang.

Misalnya, kata dia, memakai fasilitas negara untuk berkampanye, seperti rumah dinas dan kendaraan dinas. Kemudian, menyalahgunakan APBD untuk hibah, bantuan sosial, dan sebagainya, dengan tujuan merebut suara rakyat.

“Selain itu, calon pertahana tidak melakukan mobilisasi birokrasi untuk kepentingan pilkada. Potensi tersebut dapat terjadi lantaran kekuasaan masih melekat pada calon pertahana meski telah berstatus nonaktif dalam jabatannya,”tutur Andi.

Komisioner KPU Provinsi Kepri, Widiyono Agung Sulistiyo mengapreasi buku karya Andi Muhammad Asrun, sebagai salah satu acuan dalam memetakan sekaligus menangani potensi sangketa Pilkada Serentak 2020.

Menurut Agung, salah satu potensi pelanggaran yang lazim terjadi saat Pemilu ialah politik uang atau money politic. Apalagi di tengah situasi pandemi COVID-19, praktik politik uang jadi lahan subur bagi para kandidat calon untuk merebut suara rakyat, karena situasi perekonomian masyarakat yang tengah terpuruk dampak wabah.

“Ini jadi pekerjaan berat kita semua, terutama penyelenggara Pemilu dalam hal meminimalisir maraknya politik uang di tengah-tengah masyarakat,”tuturnya.

Sementara, Ketua Bawaslu Kabupaten Bintan, Feriadinata, menyatakan potensi pelanggaran Pemilu yang tak luput dari perhatian ialah berkaitan dengan netralitas ASN terhadap salah satu pasangan calon kepala daerah.

Sejauh ini, Bawaslu Bintan sudah menangani tiga perkara keterlibatan ASN dalam tahapan Pilkada di daerah tersebut. Terbaru ialah, seorang pejabat eselon II Pemprov Kepri yang kedapatan menghadiri acara doa bersama dengan salah satu pasangan calon bupati dan wakil bupati, Apri Sujadi dan Robby Kurniawan.

Hasil dari investigasi pihaknya, pejabat berinisial Y tersebut dinyatakan bersalah, dan kami rekomendasikan untuk mendapatkan sanksi ke gubernur, bupati, Mendagri, KASN, dan Bawaslu RI.

“Potensi ASN terlibat Pilkada Serentak 2020 masih cukup tinggi, tugas kami adalah mengawasi dan menginvestigas jika ada temuan baik secara langsung maupun berdasarkan laporan masyarakat, tapi tentunya tetap mengedepankan aturan yang berlaku,”tegasnya.

Ketua AJI Kota Tanjungpinang, Jailani, menyambut baik kegiatan bedah buku dan diskusi yang dimotori oleh Andi Muhammad Asrun dan Partner.

Menurutnya, media sangat berperan penting mengawasi jalannya Pemilu agar Pilkada Serentak di Kepri 2020 dapat berjalan dengan sukses dan baik.

Ketika pesta demokrasi berlangsung, katanya, peran media tidak bisa dipisahkan, palagi lagi dalam sisi pengawasan partisipatif pemilu, karena banyak informasi yang diperoleh penyelenggara Pemilu, baik KPU dan Bawaslu juga dari media.

“Tapi perlu diingat bahwa, teman-teman wartawan dari media dalam menyebarkan informasi harus selalu menegakan prinsip-prinsip jurnalistik, yakni disiplin dalam melakukan klarifikasi, verifikasi dan konfirmasi ke narasumber sebelum mepublikasikan berita,”kata Jailani. 

Penulis:Ismail

Comments
Loading...