Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

KRI Usman Harun Tangkap Dua Kapal Ikan Vietnam di Laut Natuna Utara

Anggota KRI Usman Harun, saat melakukan pengejaran pada KIA Vietnam yang melakukan pencurian ikan di Laut Natuna Utara (Foto:TNI-AL.mil.id)

PRESMEDIA.ID, Natuna- KRI Usman Harun-359 menangkap 2 (dua) Kapal Ikan Asing berbendera Vietnam yang didapati sedang melaksanakan kegiatan illegal fishing di wilayah Perairan Laut Natuna Utara, Sabtu (19/9/2020).

Penangkapan berawal saat KRI Usman Harun-359 (KRI USH-359) melaksanakan patroli rutin dalam penegakan hukum dan kedaulatan di Perairan Laut Natuna Utara dibawah kendali operasi (BKO) Gugus Tempur Laut Koarmada I (Guspurla koarmada I) mendeteksi 2 kontak Kapal Ikan Asing (KIA) pada jam 12.55 yang sedang melakukan aktivitas menangkap ikan menggunakan jaring.

Namun setelah didekati, kedua kapal tersebut berusaha melarikan diri dengan melepaskan jaring ke laut dan menambah kecepatan dengan cara berpencar menjauh dari KRI Usman Harun-359.

Menindaklanjuti hal tersebut, Komandan KRI Usman Harun-359 Kolonel Laut (P) Binsar Alfret Syaiful Sitorus, memerintahkan anggotanya untuk melaksanakan peran tempur, kemudian dilanjutkan dengan peran pemeriksaan, dan penggeledahan.

Selanjutnya, KRI Usman Harun memberikan isyarat, agar KIA tersebut berhenti, Namun prosedur dan isyarat itu tidak diindahkan kedua KIA tersebut.

Dan upaya paksa penghentian dilakukan. Setelah berhasil dihentikan, KRI Usman Harun menurunkan Rubber Inflatable Boat (RIB) dan Tim Visit Board Search and Seizure (VBSS) untuk melaksanakan pemeriksaan dan penggeledahan.

Dari hasil pemeriksaan diperoleh,bahwa KIA Vietnam tersebut bernama BV5075TS dengan ABK 10 orang.

Selanjutnya, KRI Usman Harun kembali melaksankan pengejaran sasaran kedua yang berusaha melarikan diri. Dan tak berapa lama, KIA dengan nomor lambung BV92658TS dengan ABK 3 orang itu dapat dihentikan dan digeledah.

Deri pemeriksaan dan penyelidikan yang dilakukan, Kedua KIA tersebut diduga melaksanakan penangkapan ikan di Perairan Landas Kontinen Indonesia tanpa memiliki izin.

Secara terpisah Panglima Koarmada I Laksamana Muda TNI Abdul Rasyid K menjelaskan, TNI AL dalam hal ini Koarmad I tetap memberikan jaminan dan menjaga keamanan dan kedaulatan di laut yurisdiksi nasional, wilayah kerja Koarmada I.

“Tidak ada keraguan pada kami untuk menindak tegas segala bentuk pelanggaran dan tindak kejahatan, termasuk IUU fishing yang masih sering terjadi,”ujarnya.
Hal ini lanjut Rasyid, merupakan bentuk tanggungjawab Koarmada I pada masyarakat dan bangsa walaupun di tengah pendemi COVID-19, untuk tetap menjaga keamanan dan kedaulatan NKRI dikawasan laut Indonesia.

Atas penangkapan itu, selanjutnya kedua KIA tersebut dikawal menuju pelabuhan Lanal Ranai untuk diproses secara hukum atas kegiatan Illegal fishjling yang dilakukan.

Penulis: Redaksi

Sumber:tnial.mil.id

Comments
Loading...