Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dalam 2 Hari, Kasus Positif COVID-19 di Bintan Tambah 38 Kasus

Kepala dinas Kesehatan Bintan dr.Gamma AF Isnaini

PRESMEDIA.ID,Bintan- Kasus positif COVID-19 di Bintan kembali merebak dan tambah 38 kasus dalam dua hari Rabu 23-Kamis 24 September 2020.

Dengan penambahan itu, hingga saat ini total jumlah positif COVID-19 di Bintan mencapai 171 kasus, Jumat (25/9/2020).

Jubir Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Bintan, dr Gama AF Isnaeni mengatakan, penambahan kasus positif COVID-19 ini dari pasien kasus nomor 137 sampai dengan pasien kasus nomor 171. Pada 23 September 2020 terjadi penambahan 9 Kasus, dan pada 24 September 2020 tambah 29 kasus.

“Ke 38 orang yang positif COVID-19 itu terdiri dari klaster Pondok Pesantren (Ponpes) sebanyak 34 orang dan 4 lainnya Klaster Penusuran,”ujar Gama, Jumat (25/9/2020).

Untuk penambahan kasus pada 23 September 2020 yaitu kasus ke 135 berinisial Tn.Sm (30), kasus ke 136 Tn.Db (17), kasus ke 137 berinisial Mng (16) dan Ka (15) yang menjadi kasus ke 138.

Berikutnya kasus ke 139 yaitu An (16), kasus ke 140 bernisial Sn (17), kasus ke 141 berinisial Drp (16), kasus ke 142 berinisial Msr (16), dan kasus ke 143 adalah Ts (17).

“Dari kasus ke 135-142 merupakan seorang santriwati dan santriwan atau klaster Ponpes Darus Ilmi Toapaya. Sedangkan kasus ke 143 merupakan seorang wanita asal Tokojo Kijang Kecamatan Bintan Timur (Bintim),”jelasnya.

Selanjutnya penambahan pada 24 September 2020 adalah Mu (28) merupakan kasus ke 144, Dfh (20) kasus ke 145, Nsa (12) kasus ke 146, Nh (16) kasus ke 147, Ikp (16) kasus ke 148, Ra (12) kasus ke 149, Ya (18) kasus ke 150, Su (15) kasus ke 151, Anr (15) kasus ke 152, Htz (11) kasus ke 153, Cak (13) kasus ke 154, Zn (13) kasus ke 155, dan Qa (14) kasus ke 156.

Lalu Az (13) kasus ke 157, Ns (14) kasus ke 158, Aia (13) kasus ke 159, Snk (13) kasus ke 160, Sna (13) kasus ke 161, Was (14) kasus ke 162, Ae (12) kasus ke 163, Ael (13) kasus ke 164, Dmh (14) kasus ke 165, Kh (15) kasus ke 166, Im (12) kasus ke 167, Mh (12) kasus ke 168, Sph (17) kasus ke 169, Aq (13) kasus ke 170 dan Jy (41) kasus ke 171.

“Dari 29 orang pasien yang tambahan di 24 September, 21 diantaranya merupakan santriwan dan santriwati atau klaster Ponpes Darus Ilmi Toapaya. Sedangkan sisanya 3 orang dari klaster telusur yaitu pasien kasus ke 144, 145 dan 171,”katanya.

Dari 38 pasien tambahan ini hanya 14 orang yang mengalami sakit dengan gejala Pilek, Sesak napas, Demam, Sakit Tenggorokan, Lemah, Anosmia, Batuk, sakit kepala, nyeri otot, mual, muntah, dan nyeri abdomen.

Dari 14 orang yang memiliki gejala itu hanya 1 dari klaster telusur sedangkan 13 lagi merupakan klaster Ponpes Toapaya.

“Sedangkan 24 pasien lainnya tidak memiliki gejala sakit apapun,”sebutnya.

Kini 38 pasien yang berasal dari klaster Ponpes Darus Ilmi itu, telah melakukan isolasi secara mandiri.Kemudian pasien dari klaster telusur, 2 diantaranya melakukan isolasi mandiri di rumahnya masing-masing dan 2 orang lainya di RSUD Engku Haji Daud (EHD) Tanjunguban dan RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) Kepri Batu 8 Kota Tanjungpinang.

“Harapan kita, semoga mereka yang menjalani isolasi segera sembuh hingga bisa beraktivitas seperti sedia kala lagi,”ucapnya.

Penulis:Hasura

 

 

Comments
Loading...