Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Jabat Pjs.Gubernur Kepri, Bahtiar Dikenal Lugas dan Paham Aturan

Mantan Kapuspen Menteri dalam Negeri Bahtiar ditunjuk sebagai Pjs.Gubernur Kepri.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian menunjuk Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Bahtiar sebagai Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau. Penunjukan Bahtir menduduki Pjs.Gubernur Kepri ini sesuai dengan SK Mendagri nomor 121.21-2911 tahun 2020.

Namun, siapakah sosok Bahtiar dan bagaimana karirnya sebagai ASN hingga menduduki jabatan Eselon I setingkat Dirjen di Kemendagri RI?.

Sosok pria asal Kabupaten Bone Sulawesi Selatan ini sudah berkarir dalam dunia birokrasi sebagai ASN selama 25 tahun. Perjalanan karirnya, dimulai ketika lulus wisuda di Sekolah Tinggi Pemerintahan Dalam Negeri (STPDN) Jatinagor pada 27 Juli 1995 lalu.

Kemudian, namanya pun hilir mudik menghiasi berbagai jabatan di Kemendagri. Mulai dari Kasubdit Ormas Ditjen Politik dan Pemerintahan Umum (Polpum) Kemendagri, Kemudian, naik jabatan menjadi Direktur Perundang-Undangan Ditjen Polpum Kemendagri dan Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri.

Pada 27 Juli 2020 lalu, Bahtiar yang sebelumnya menjabat sebagai Kapuspen, kembali menerima kenaikan jabatan dan menjejakkan kakinya di puncak karir ASN-nya dengan menempati jabatan Dirjen Polpum Kemendagri.

Selain itu, pria bergelar Doktor ini pun, dikenal cukup akrab dengan wartawan. Ia bahkan sangat paham dengan peran media massa dalam memberikan informasi ke publik.
Disamping itu, Bahtiar juga dikenal aktif dalam merumuskan berbagai regulasi yang terkait dengan Pilkada dan Pemilu 2019. Termasuk dalam persiapan pelaksanaan Pilkada Serentak 2020 yang saat ini sedang digelar. Sehingga, ia sangat paham terkait aturan serta regulasi pelaksanaan Pilkada serentak 9 Desember mendatang.

Maka tak heran, Mendagri menunjuknya menjadi salah satu Pjs GUbernur dari 9 provinsi di Indonesia yang melaksanakan kontetasi politik 5 tahun sekali itu.

Mendagri RI, Tito Karnavian, saat penyerahan SK Pjs menyampaikan memasuki awal tahapan proses Pilkada 2020 dengan masa kampanye dan puncaknya pada 9 Desember 2020 nanti

Agar tidak terjadinya kekosongan, lanjut Tito, maka ditunjuklah Penjabat sementara agar roda pemerintahan tetap berjalan. Apalagi, saat ini meomentum Pilkada ditengah pandemi COVID-19 yang penuh tantangan. Dimana, ada dua agenda yang harus ditegakkan .

Pertama, mengawal pilkada serentak yang tentunya harus berjalan dengan aman lancar dan tertib sehingga akan menghasilkan pemimpin yang terbaik dan bisa membawa kebaikan bagi masyarakat dan daerahnya.

Agenda kedua yakni bagaimana agar pejabat yang baru ditetapkan ini harus bisa menjadi motor penggerak dalam upaya pencegahan penyebaran Covid-19.

“Untuk itu agar ini bisa berjalan baik, harus dilakukan koordonasi yang baik dengan semua pihak. Jangan sampai justru media penyebaran Covid 19,” ungkapnya di Ruang Rapat Shasana Bhakti Kantor Pusat Kemendagri RI, Jalan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Jumat (25/9/2020).

Penulis:Ismail

Comments
Loading...