Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dibatasi Maksimal Rp 19 M, KPU Terima LKD Kampanye Cagub Kepri, Ansar-Marlin Rp 200 Juta

Pasangan Calon Gubernur, Soerya-Iman Nomor Urut 1, Isdianto-Suryani nomor urut 2 dan Ansar-Marlin nomor urut 3.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Provinsi Kepulauan Riau menyatakan telah menerima Laporan Awal Dana Kampanye (LADK) Tiga pasangan calon (Paslon) gubernur dan wakil gubernur Pilkada Kepri 2020.

Ketua KPU Kepri Sri Wati, mengatakan sesuai dengan Surat Keputusan (SK) pihaknya membatasi besaran dana kampanye pada masing-masing Calon dengan besaran maksimal Rp 19 miliar.

“Jadi besaran dana kampanye masing-maisng calon itu, tidak boleh lebih dari Rp.19 M, kan sudah dibatasi. Jika lebih, nanti bisa ketahuan dalam audit. Dan kalau melebihi akan ada sanksinya,” kata Sri Wati Rabu (30/9/2020).

Ia menerangkan, berdasarkan tanda terima dan berita acara penerimaan LADK para peserta Pilkada Kepri 2020,diketahui pasangan nomor urut 1 Soerya Respationo-Iman Sutiawan memiliki saldo awal Pelaporan Rekening Khusus Dana Kampanye (RKDK) senilai Rp 108 juta. Kemudian, Paslon nomor urut 2 Isdianto-Suryani memiliki saldo awal RKDK sebesar Rp 5 juta.

Baca Juga

“Paslon nomor urut tiga, Ansar Ahmad-Marlin Agustina memiliki saldo awal di RKDK sebesar Rp 200 juta,”ungkap Sri Wati.

Diterangkan Sri, saat ini pihaknya telah mengumumkan LADK masing-masing paslon. Setelah melaporkan LADK masing-masing, Paslon diwajibkan membuat Laporan Penerimaan Sumbangan Dana Kampanye (LPSDK) di tengah masa kampanye.

Begitu pula setelah masa kampanye selesai pada 5 Desember 2020 mendatang, paslon diwajibkan membuat Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Dana Kampanye (LPPDK).

“Laporan itu akan diaudit oleh Kantor Akuntan Publik (KAP), sebagai instansi yang independen. Jadi keluar-masuknya uang yang digunakan untuk kegiatan kampanye masing-masing paslon bisa diketahui,”jelasnya.

Penulis:Ismail

Comments
Loading...