Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kepala Sekolah SMA di Natuna Surati Gubernur, Minta Sekolah Dibuka

Ilustrasi proses Belajar Mengajar di Sekolah (Photo:Wipwee.com)

PRESMEDIA.ID,Natuna-Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Natuna, menyurati Gubernur Kepulauan Riau dan Dinas Pendidikan Provinsi Kepri agar memberi pertimbangan membuka kembali SMA di Natuna, untuk melaksanakan proses belajar mengajar secara tatap muka dengan menerapkann protokoler kesehatan.

Ketua MKKS SMA Natuna Sutomo mengatakan, alasan dimintanya pembukaan sekolah dan proses belajar mengajar secara tatap muka itu, disebabkan proses belajar mengajar 2.000 an siswa dan siswi SMA/SMK sederajat secara online di Natuna, selama ini tidak berlangsung dengan maksima.

Sutomo mengatakan, Selain keberadaan siswa yang tidak memiliki Laptop dan hand phond, sejumlah wilayah di Natuna juga tidak semuanya terjangkau akses jaringan internet yang megakibatkan proses belajar mengajar tidak maksimal

“Tidak semua sekolah bisa daring. Inilah yang menjadi kendala, yang mengakibatkan proses belajar mengajar tidak maskimal,”sebutnya.

Atas dasar itu lanjut Sutomo, mengingat Natuna merupakan Zona hijau pandemi COVID-19, MKKS memita pada gubernur, melalui surat yang akan dikirim, agar memperbolehkan sekolah di Natuna melaksanakan prooses belajar mengajar dengan tatap muka disekolah mulai Oktober 2020 mendatang.

Menurut Sutomo, dengan kondisi dan situasi di pulau-pulai, banyak tantangan yang dihadapi guru dan sekolah selama proses belajar mengajar secara daring.

“Kendati biaya kuota internet tersedia dari dana BOS, Namun hasilnya tidak sama dengan bertatap muka,”sebutnya.

Dengan diperbolehkanya proses belajar mengajar secara Tatap muka kedepan, lanjut Sutomo, pihak sekolah juga akan membuat strategi dalam meningkatkan KBM tatap muka dengan penerapan protokoler kesehtan secara ketat.

“Mungkin nantinya, anak tidak sekaligus semuanya masuk kelas, akan tetapi dibagi menjadi beberap sesi kelas dan kita utamakan ketertiban dan kepatuhan terhadap protokol kesehatan,”paparnya.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Natuna, Suherman juga berharap, pembelajaran sekolah tingkat SMA di Natuna dapat berjalan seperti tingkat dasar dan lanjutan.

“Memang SMA kebijakannya di Provinsi. Tapi kita berharap belajarnya tidak lagi Daring. Pak Bupati juga sudah menyurati ke Provinsi. Karena kasihan dengan anak-anak, yang belajar secara daring tidak bisa dijamin maksimal,” ungkap Suherman.

Penulis:Harmoko/Redaksi

Comments
Loading...