Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Hadapi Ancaman Resesi Pandemi, DPMD Bintan Rancang Program PKTD Desa

Kepala DPMD Bintan, Ronny Kartika.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Bintan terus berupaya mensukseskan program pemulihan ekonomi (recovery economy) yang dicanangkan pemerintah kabupaten Bintan untuk masyarakat dimasa Pandemi Covid-19.

Kepala DPMD Bintan, Ronny Kartika mengatakan dampak ekonomi akibat pandemi covid-19 ini tidak hanya dirasakan Indonesia saja melainkan dunia. Bahkan dalam waktu dekat dunia juga akan mengalami resesi ekonomi akibat banyaknya tempat usaha yang terimbas.

“Diperlukan kerjasama semua pihak untuk bangkit dari keterpurukan ini. Maka kita juga mencari inovasi dalam upaya recovery economy. Khususnya di kampung-kampung maupun desa-desa,”ujar Ronny.

Bintan, kata Ronny, memiliki 36 desa yang tersebar di 10 kecamatan. Dimulai saat ini setiap desa sudah mulai membuat Program Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Melalui program itu, diharaakan akan memberdayakan masyarakat dalam membantu perekonomiannya.

Desa juga mempunyai tanggungjawab untuk membantu dan mempekerjakan warganya dalam sektor yang disepakati di forum desa, Misalnya, kalau ada lahan desa yang bisa digarap untuk bidang pertanian, melalui desa, warga bisa mengolah dan menananam lahan tersebut.

“Pekerjanya orang kampung setempat, bibitnya akan dikasih lalu mereka merawat dan digaji juga. Sistem kontrak dengan upah Rp.100 ribu perharinya,”katanya.

Namun diharapkannya tanaman yang digarap itu sifatnya bisa terukur. Seperti jagung, sayuran maupun sorghum pengganti beras. Baik dalam dua bulan, tiga bulan atau enam bulan sekali panen. Sehingga pasca panen produksinya itu bisa dijual oleh BUMDes.

Dengan memanfaatkan lahan desa serta mempekerjakan warga dalam menggarap pertanian, maka tidak ada lagi warga yang menganggur, Baik disetiap perkampungan maupun desa.

“BUMDes harus membantu mempromosikan prodak yang dihasilkan oleh usaha kelompok masyarakat yang diberdayakan sebagai petani. Bisa juga bidang lainnya,” jelasnya.

Saat ini lanjutnya, banyak hal yang harus dibenahin. Tentu tidak lepas dari dukungan semua pihak. Kerja sendiri itu pasti lambat dibandingkan kerja bersama-sama

Targetnya teman-teman pelaku usaha mesti punya visi enterpenership. Arah penanggulangan pandemi covid-19, kepala desa dan ketua BUMDes harus punya jiwa kewirausahaan karena kalau tidak kayak gitu akan terjebak dalam resesi dunia

“Jadi bagaimana menciptakan lapangan pekerjaan, bagaiman menggali dan optimalkan potensi yang ada serta membantu UMKM yang butuh bantuan. Kalau bersama-sama, saya yakin mudah-mudahan kita bisa bangkit dari keterpurukan resesi ekonomi,”ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...