Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Disdik Kepri Verifikasi SMA Yang Usulkan Pembelajaran Tatap Muka

Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Mepri M.Dali.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Kepulauan Riau, Muhammad Dali, mengatakan pihaknya telah menerima usulan pembelajaran tatap muka dari sejumlah SMA di Kepri.

Saat ini, pihaknya tengah memverifikasi usulan tersebut apakah sudah memenuhi syarat untuk melakukan proses belajar di sekolah.

“Sudah banyak yang mengusulkan, kebanyakan dari daerah zona hijau,” ucapnya, Senin (5/10/2020).

Ia menerangkan, Disdik telah mengeluarkan Surat Edaran nomor B/421/441/DISDIK/2020 tentang penyesuaian kebijakan penyelenggaraan pembelajaran tahun ajaran 2020-2021 di masa pandemi COVID-19.

Dalam SE itu disampaikan, sekolah yang berada di zona hijau dan kuning bermaksud melaksanakan pembelajaran tatap muka, diwajibkan melaksanakan Pemeriksaan Daftar Periksa Kesiapan Satuan Pendidikan (PDPKSP).

“Diawali dengan mengisi isian ke laman DAPODIK, untuk memperoleh izin dari Pemprov Kepri melalui Disdik,” ujarnya.

Dali menerangkan, PDPKSP wajib diisi setiap sekolah yang mengusulkan pembelajaran tatap muka. Tujuannya, sebagai syarat kesiapan sekolah dalam menerapkan protokol kesehatan selama pembelajaran berlangsung. Mulai dari kesiapan tempat cuci tangan, aturan jam masuk siswa sehingga tidak terjadi kerumunan, jaga jarak antar siswa, dan aturan protokol kesehatan pencegahan COVID-19 lainnya.

“Sepanjang sudah memenuhi unsur isian sesuai yg disyaratkan, maka sekolah yang mengusulkan sudah dibolehkan pembelajaran tatap muka,” imbuh Dali.

Saat ini, lanjut Dali, belum ada satu pun SMA yang diberi izin untuk melangsungkan pembelajaran tatap muka. Namun demikian, berdasarkan laporan yang diterima dari tim Disdik, sudah ada beberapa sekolah yang memenuhi syarat melaksanakan pembelajaran di sekolah.

“Izin yang kami keluarkan belum ada, tapi kalau yang memenuhi syarat ada. Kebanyakan sekolah yang berada di zona hijau,”tutupnya.

Sebelumnya, Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Natuna, mengusulkan penerapan pembelajaran tatap muka di seluruh SMA di Natuna.

Ketua MKKS SMA Natuna Sutomo mengatakan, alasan dimintanya pembukaan sekolah dan proses belajar mengajar secara tatap muka itu, disebabkan proses belajar mengajar 2.000 an siswa dan siswi SMA/SMK sederajat secara online di Natuna, selama ini tidak berlangsung dengan maksimal.

“Tidak semua sekolah bisa daring. Inilah yang menjadi kendala, yang mengakibatkan proses belajar mengajar tidak maskimal,”sebutnya.

Penulis:Ismail

Comments
Loading...