Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Tabrak Pagar Mapolres, Mobil Pompa Beton PT.Pasifik Group Tidak Miliki Uji KIR dan Tunggak Pajak PKB

Mobil Pompa Beton PT.Pasifik Group usai menabrak pintu gapura pagar Mapolres Tanjungpinang.

PRESMEDEIA.ID,Tanjungpinang- Mobil Pompa Beton PT.Pasifik Group yang menabrak pintu gapura pagar Mapolres Tanjungpinang, ternyata tidak laek jalan dan menunggak Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan iuran Jasaraharja.

Kanit Laka Lantas Polres Tanjungpinang, Iptu M.Ridwan mengatakan dari pemeriksaan surat dan administrasi kendaraan yang dilakukan, Mobil Pompa beton PT.Pasifik Group jenis MB.Beban Concrete Pump Isuzu CXZ BP 9817 TU yang dikendarai Reko Tri Yuksa (34) tidak memiliki Kartu Uji Berkara kelakan kendaraan.

“Uji KIR-nya untuk kelaekan jalan mati dan tidak ada,”sebutnya.

Saat ini lanjut Ridwan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan pada sopir mobil, Namun demikian, pihak perusahaan juga sudah menyatakan bersedia melakukan ganti rugi atas gapura Mapolres yang ditabrak.

“Jadi dari penyelidikan sementara kejadiaan ini murni laka tunggal yang mengakibatkan kerugian materi dan pihak perusahaan juga bersedia melakukan ganti rugi,”sebutnya.

Selain itu, Polisi juga menyatakan, jika Mobil Beton PT.Pasifi Group jensi MB.Beban Concrete Pump Isuzu CXZ BP 9817 TU yang dikendarai Reko Tri Yuksa, juga menunggak Pajak Kendaraan bermotor dan Iuran Jasa Raharta sejak Juli 2020 lalu.

Data administrasi Pajak Kendaraan di IRON Ditlantas Polda Kepri juga menyatakan, Tunggakan pajak Mobil Beton PT.Pasifi Group jensi MB.Beban Concrete Pump Isuzu CXZ BP 9817 TU mencapai Rp.1.755.200 bersama denda yang akan jatuh tempo pada Juli 2021 mendatang.

Ditempat terpisah, perwakilan Manajemen Pasifik Group, Brando Ahmad Purba mengatakan, atas kerugiaan materil laka tunggal yang mengakibatakan rusaknya pagar dan gaupura Mapolres Tanjungpinang, pihak perusahaan menyatakan siapa untuk melakukan kerugian.

Namun mengenai administrasi kelaekan jalan atau UJI-KIR serta tunggakan Pajak Kendaraan yang belum di bayara, kepala perusahaan PT.Grapika A Kiong yang lebih mengetahui.

“Intinya mengenai kerugiaan akibat kejadiaan laka itu, pihak perusahaan bersedia melakukan ganti rugi, Tapi untuk administrasi kelaekan operasi kendaraan dan pajak mobil, saya kurang mengetahui,”sebutnya.

Penulis:Roland/Redaksi 

Comments
Loading...