Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Diduga Curi Ikan di Perairan Bintan, PPLP Tanjunguban Tangkap Kapal Nelayan Malaysia

Lima crew Kapal Nelayan Malaysia JHF 5183 T jenis Trowl yang diamanakan PPLP Tanjung Uban karena menangkap ikan di Bntan.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Pangkalan Penjagaan Laut dan Pantai (PPLP) Kelas II Tanjunguban menangkap kapal ikan nelayan Malaysia yang menerobos masuk di wilayah kedaulatan Republik Indonesia, Senin (5/10/2020).

Kapal asing itu adalah JHF 5183 T jenis trowl milik Nelayan Malaysia, yang diamankan PPLP Tanjung Uban di titik koordinat GPS 01° 24′ 570″ N / 104° 35′ 087″ E atau tepatnya berada di Perairan Desa Berakit, Kecamatan Teluk Sebong, Bintan, Kepulauan Riau.

Kepala Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Uban Capt. Handry Sulfian mengatakan, penanhkapn dilakukan KN.Kalimasadha-P.115 yang dinakhodai Capt Putra Wardana saat sedang melaksanakan patroli keselamatan pelayaran.

Lalu pada posisi GPS 01° 24′ 570″ N / 104° 35′ 087″ E terdeteksi ada salah satu objek kapal asing memasuki perairan negara Indonesia sekitar pukul 09.00 WIB.

“Lalu kita lakukan kontak radio dengan nakhoda yang ada di kapal. Namun tidak mendapatkan respon apapun,”ujar Handry, di Tanjunguban, Kecamatan Bintan Utara (Binut), Selasa (6/10/2020).

Dikarenakan tidak ada respon dengan Kapal JHF 5183 T itu, maka dikerahkan Tim Boarding Officer untuk melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kapal tersebut.

Hasil pemeriksaan kata Handry, ternyata didapati Kapal JHF 5183 T yang berada di posisi GPS 01° 32′ 204″ N /104° 36′ 857” E, itu sedang melakukan ilegal fishing di wilayah perairan Indonesia.

Dalam kapal tersebut terdapat 5 orang orang crew. Yaitu 1 orang nakhoda berkebangsaan Indonesia atau WNI dan 4 lainnya berkebangsaan Malaysia atau WNA.

“Saat ini kesemuanya akan menjalani pemeriksaan oleh Karantina Kesehatan Pelabuhan Tanjunguban,”ujarnya.

Handry juga menegaskan, Pangkalan PLP Kelas II Tanjunguban akan memproses pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan oleh kapal tersebut. Baik sesuai ketentuan Nasional maupun Internasional.

Untuk proses hukum lebih lanjut terhadap kapal Kapal JHF 5183 T, saat ini PPLP Tanjunguban melakukan koordinasi dengan Pangkalan PSDKP (Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan) Batam.

Rencananya PSDKP Batam akan melakukan serah terimakan kapal dan Nakjoda kapal tersebut untuknproses penyidikan.

“Saat ini Kapal JHF 5183 T, digiring KN. Kalimasadha-P.115 bersandar di Dermaga Pangkalan Tanjung Uban,”ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...