Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kepsek SD dan SMP Di Natuna Belum Selesaikan LPJ Tahap I Dana BOS

Ilustrasi Bosda

PRESMEDIA.ID,Natuna- Sejumlah Kepala Sekolah Dasar (SD) dan SMP di Natuna hingga saat ini belum menyelesaikan kewajiban pelaporan dan pertanggungjawaban penggunaan dana BOS tahap Pertama tahun 2020.

Hal itu terlihat dari situs Web Laporan sekolah yang belum menyelesaikan LPJ penggunaan BOS di Natuna.

Belum diketahui apa kendala dari sekolah tersebut, yang jelas di dalam tampilan website Kemendikbud, sekolah-sekolah yang belum laporkan LPJ masih tanda merah.

Sementara sekolah dari pulau terluar dan terjauh dari pusat Kabupaten sudah lama selesai dan bahkan ada yang menyelesaikan LPJ BOS tahap 2.

Secara aturan, LPJ BOS wajib diinput dalam aplikasi E-BOS, aplikasi gratis berbasis Exel. Runut pencairan BOS oleh Kementerian Keuangan tahap 1 bulan Januari, Tahap II April dan tahap III bulan September khusus BOS reguler. Sedangkan untuk BOS Kinerja dan Afirmasi kita memberikan sekaligus paling cepat April 100 persen.

Sedangkan LPJ BOS wajib diselesaikan sebelum pengajuan. Bila sudah menerima transferan tahap 1, harus diselesaikan LPJ tahap I sebelum pengajuan pencairan tahap II.

Menyikapi hal itu, Kepala Dinas Kesehatan Natuna, Suherman mengatakan pelaporan penggunaan dana BOS melalui aplikasi dan untuk tepatnya dikonfirmasi kepada PPTK BOS dan Kepala Bidang Pendidikan Dasar.

“Biar ngak salah, sebaiknya hubungi PPTK BOS dan Kepala Bidang,”ujar Suherman.

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Wan Tahriri, membenarkan masih banyaknya sekolah yang menyelesaikan tanggungjawab penggunaan Laporan BOS tahap Pertama itu.

Selain itu, Wan Tahrori juga mengaku, juga sudah mengingatkan kepala sekolah tersebut agar segera menyelesaikan jika tidak mau mendapatkan sanksi.

“Iya, masih ada sekolah yang belum selesai. Bahkan saya pertegaskan dengan ancaman memberi sanksi ke sekolah tersebut,”tuturnya.

Wan Tahriri mengaku baru menjabat di Kabid Dikdas. Soal aturan dia tetap tegas melaksanakannya. Kepada PPTK BOS, dia meminta tidak menunggu lama-lama sekolah yang lelet dalam menyelesaikan LPJ BOS.

“PPTK BOS masih dinas luar perihala pengelolaan dana BOS ini. Saya sudah ingatkan kepada beliau supaya tidak menunggu sekolah yang belum selesai LPJ. Siapa cepat dia diusulkan pencairan. Karena kita tidak mau, gara-gara ada sekolah buruk sistem kerjanya, membuat sekolah yang aktif terkena imbasnya,”demikian Tahriri.

Penulis:Harmoko

Comments
Loading...