Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Polisi Tak Kunjung Penuhi Petunjuk Jaksa, Ayah Dituduh Cabul Bebas Demi Hukum

Tersangka A, ayah kandung korban pencabulan anak dibawah umur di Jemaja bebas demi hukum.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Tersangka A, ayah kandung korban pencabulan anak dibawah umur di Polsek Jemaja Kabupaten Anambas akhirnya bebaskan demi hukum karena masa penahananya habis. Sementara penyidikan yang dilakukan Polsek Jemaja tak kunjung rampung.

Pembebasan demi hukum tersangka A dilakukan Polisi pada Sabtu (10/11/2020) kemarin. Sebelumnya, A ditetapkan sebagai tersangka pencabulan anak kandungnya sendiri, hingga dilakukan penahanan dengan perpanjangan dua kali.

Lamanya penyidikan dan penyidik tidak bisa memenuhi petunjuk Jaksa mengakibatkan berkas pemeriksaan tersangka tak kunjung rampung sampai masa penahanan habis.

Salah seorang saudara korban mengatakan, habisnya masa penahanan ayah kandung korban, semakin memperkuat kurangnya fakat penetapan ayah korban sebagai tersangka dalam kasus tersebut.

Penyidik Polsek Jemaja lanjutnya, tidak bisa melengkapi petunjuk Jaksa atas penetapan sang bapak sebagai tersangka sebagai pelaku pencabulan anak kandungnya sendiri.

“Sekarang alhamdulilah, saudara saya bebas demi hukum, sudah habis masa penahanan keduanya. Sudah kumpul lagi dengan isteri dan anaknya sekarang,”ujarnya saat di konfirmasi melalui pesan Whatsap, Minggu (11/10/2020)

Ditempat berbeda, Kuasa hukum korban pencabulan, Muhammad Faizal mengatakan belum mengetahui tersangka atau ayah korban telah dibebaskan demi hukum.

“Kalau kabar bebasnya saya belum dapat, tapi kalau surat batas perpanjangan penahanan memang sudah harus dibebaskan,”jelasnya.

Faisal mengatakan, walaupun sang ayah sudah bebas demi hukum, Namun dia berharap, kasus klienya tersebut harus tetap dilanjut dengan penyidikan yang profesional oleh Polsek Jemaja dan meminta mencari pelaku sebenarnya.

“Selama ini Polisi hanya yakin bahwa sang ayah sebagai pelaku, hingga proses penyidiakan tidak menggali fakta lain. Saya harapkan Polisi bisa menyelesaikan kasus ini. Hingga anak yang menjadi korban bisa secepatnya mendapat pemulihan,
dan anak sebagai korban sangat kasihan,”tegas Faisal.

Faisal juga menyampaiak, bahwa hasil assesmen yang telah diterima, sangat berbeda dengan kesimpulan penyidik yang menetapkan Ayah korban sebagai tersangka.

“Jika kita lihat polisi hanya berkutat pada laporan awal, polisi juga tidak melakukan pengembangan penyidikan atas pemeriksa psikologi jadi aneh ada apa kasus ini. Kasus ini harus tetap lanjut, karena penyidik sampai saat ini juga tidak ada mengeluarkan SP3 soal kasus ini,”pungkasnya.

Kapolsek Jamaja yang berusaha dikonfrimasi dengan proses hukum dan bebasnya tersangka dari penahanan, belum memberikan jawaban, Upaya konfrimasi yang dilakukan media juga belum memperoleh jawaban.

Penulis:Roland

Comments
Loading...