Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Mahasiwa dan Buruh Kembali Demo DPRD Kepri, Gugus Tugas Siapkan Petugas Rapid Tes COVID-19

Barisan Massa Mahaisswa saat melakukan aksi Demo Menolak UU Omnibus Law Cipta Kerja di DPRD Kepri.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Massa mahasiswa dan perwakilan buruh Kepri direncanakan akan kembali melakukan aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Provinsi Kepri, Selasa (13/10/2020) besok.

Tim Gugus tugas percepatan penanganan COVID-19 Kepri menyatakan, akan menyiapkan petugas Rapid tes untuk melakukan uji Rapid tes pada massa demo di pintu masuk pelabuhan Sri Bintan Pura Tanjungpinang dan Tanjunguban.

Kepala dinas Kesehtan Provinsi Kepri, Mohammad Bisri mengatakan, penempatan petugas rapid tes di pelabuhan itu dilakukan untuk mengantisipasi penyebaran COVID-19 di Kepri pasca ditemukanya satu buruh pendemo sebelumnya positif COVID-19.

“Kalau ada massa yang masuk, akan langsung kita arahkan melakukan rapid test,”ungkap Mohammad Bisri, Senin (12/10/2020).

Bagi yang ditemukan reaktif lanjutnya, akan langsung dievakuasi ke RSKI Galang untuk dilakukan pemeriksaan Swab dan karantina.

Selain melakukan rapid test, petugas di pelabuhan nantinya juga akan melakukan sosialisasi dan edukasi kepada para pengunjuk rasa, agar lebih tertib dan mau mematuhi protokol kesehatan saat melakukan aksi demo, terutama menjaga jarak dan menghindari kerumunan.

Sebagai mana diberitakan sebelumnya, Satu buruh asal Batam yang ikut berunjukrasa di Kantor DPRD Provinsi Kepulauan Riau pada Kamis (8/10/2020) dinyatakan terkonfirmasi positif COVID-19.

Yang bersangkutan merupakan pria berinisial D, satu dari dua aktivis buruh yang reaktif saat diuji rapid test, ketika hendak masuk berdialog dengan Ketua dan unsur pimpinan DPRD Kepri saat itu.

Saat itu, setelah keduanya langsung dinyatakan reaktif, tim Gugus tugas langsung membawa yang bersangkutan ke RSUP Raja Ahmad Tabib (RAT) untuk diambil sample usap memastikan apakah keduanya terinfeksi COVID-19.

“Selanjutnya dari hasil test usap di RSKI Galang, satu dari dua buruh itu dinyatakan positif COVID-19 dan harus menjalani Karantina di RSKI Galang,”ungkap Bisri.

Penulis:Ismail 

Comments
Loading...