Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pjs Gubernur Perintahkan Aparat Tindak Tegas Pengunjuk Rasa Anarkis di Kepri

Pjs Gubernur Kepri Bahtiar dan Sekda Kepri TS.Arif Fadillah.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Penjabat sementara (Pjs) Gubernur Kepulauan Riau Bahtiar Baharuddin menegaskan, pemerintah tidak akan bersikap lunak terhadap oknum pengunjuk rasa yang bertindak anarkis saat menyampaikan aspirasi penolakan UU Omnibus Low Cipta Kerja.

Pjs.Gubernur bersama Aparat sepakat, akan menindak tegas oknum pengunjuk rasa yang melakukan anarkis saat melakukan aksi demo hingga ke proses hukum.

Sikap tegas tersebut disampaikan Bahtiar menyikapi rencana aksi unjuk rasa kedua yang akan dilakukan mahasiswa dan buruh, menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Kepri, Selasa (13/10/2020) besok.

“Pemerintah akan bersikap tegas atas aksi-aksi anarkis pengunjuk rasa yang merusak fasilitas negara, dan hal itu merupakan hasil rapat bersama FKPD Provinsi Kepri,”tegas Bahtiar Senin (12/10/2020).

Bahtiar mengatakan, sikap tersebut bukan bermaksud untuk menghambat aspirasi masyarakat. Namun mengingat saat ini Kepri masih dilanda pandemi COVID-19, pihaknya harus menjaga kondusifitas dan ketertiban agar tidak ada penularan COVID-19 lebih luas lagi.

“Karena itu, saya atas nama pemerintah mengajak dan meminta semua pihak agar menahan diri. Kita harapkan peran tokoh agama, tokoh masyarakat serta orang tua untuk dapat menasehati buruh dan mahasiswa yang akan berdemo untuk tidak bersikap anarkis,” imbaunya.

Sementara itu, Ketua Harian Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, TS Arif Fadillah menambahkan, sebagai bentuk antisipasi penyebaran virus Covid-19 pada aksi mahasiswa dan buruh besok. Gugus tugas juga telah menyiapkan beberapa titik untuk pemeriksaan rapid test.

“Sedikitnya ada tiga lokasi rapid tes yang kita siapkan untuk menyambut pendemo besok. Yakni di pelabuhan, lapangan pamedan, dan di sekitar gedung DPRD,”ujarnya.

Apabila nanti dari anggota aksi massa yang ada yang reaktif saat dilakukan Rapid tes, Satgas Covid-19 Kepri akan langsung mengatarkan orang tersebut ke RSKI Galang-Batam.

Sebelumnya, Mahasiswa dan perwakilan buruh Kepri, direncanakan akan kembali melakukan aksi demo menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja di Gedung DPRD Provinsi Kepri, Selasa (13/10/2020) besok.

Aksi unjuk rasa itu, ditandai dengan pemberitahun kegitan aksi yang akan dilakukan Buruh dan Mahasiswa ke DPRD Kepri. Mengenai tuntutan, Mahasiwa dan Buruh menyatakan menolak pengesahan UU Omnibus low Cipta Kerja yang disahakan DPR-RI.

Penulis:Ismail

Comments
Loading...