Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Pemprov Kepri Perkuat Komitmen Perlindungan Anak Dan Perempuan

Rakor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepri bertempat di Hotel Pelangi, Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pemerintah Provinsi Kepri mengatakan, akan terus memperkuat perlindungan terhadap anak dan perempuan di Provinsi Kepri. Hal itu dibuktikan dengan komitmen terus menggiring peningkatan kualitas hidup bagi perempuan dan anak.

Sekretaris Daerah TS.Arif Fadillah menegaskan, perlindungan terhadap anak dan perempuan di Kepri dilakukan dengan berbagai kegiatan pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak dan hal tersebut telah dilakukan diseluruh kabupaten dan kota.

“Penguatan perlindungan anak dan perempuan ini juga masuk dalam Rencana Kerja (Renja) daerah Pemprov Kepri, sehingga dari banyak aktifitas yang dilakukan, melalui pemberdayaan kualitas hidup perempuan semakin berdaya guna,”kata Arif Fadillah saat membuka Rakor Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Provinsi Kepri bertempat di Hotel Pelangi, Tanjungpinang, Rabu (28/8/2019).

Lebih lanjut Arif mengatakan, diera modernisasi yang berkembang begitu pesat tentu terdapat efek positif juga negatif yang mengiringi, untuk itu pentingnya program perlindungan anak untuk terus di galakan guna menjaga anak-anak yang merupakan aset masa depan.

“Anak-anak kita adalah aset penting dan tentu kita ingin masa depan Kepri cerah dengan anak-anak yang kuat ilmunya juga iman dan takwanya sebagai bekal penting dalam menghadapi setiap tantangan kedepan,” lanjut Arif.

Terakhir, Arif berharap dari Rakor yang dilaksanakan ini nantinya didapat berbagai masukan dan ide-ide penting dalam menjalankan setiap program dan kegiatan pemberdayaan perempuan dan anak.

Sementara itu, Kepala Biro Kesra Aiyub dalam laporannya mengatakan bahwa isu permasalahan perempuan dan anak dewasa ini bersifat kompleks dan lintas sektoral dilihat dari rendahnya kualitas hidup, dan penanganannya harus melibatkan seluruh sektor pembangunan.

“Berkenaan dengan hal tersebut kami bermaksud melaksanakan Rakor ini untuk mensosialisasikan kebijakan pembinaan dan pengembangan program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, juga melaksanakan program tersebut juga bertujuan untuk terciptanya sinkroniasi program,”kata Aiyub.

Aiyub melanjutkan, Rakor sendiri berlangsung pada 28 s.d 30 Agustus 2019 yang peserta nya terdiri dari perwakilan lembaga forum partisipasi publik, perempuan dan anak kabupaten dan kota se-Kepri dengan total 50 orang, serta mengundang sejumlah narasumber dari Kementerian Bappenas RI dan Kementerian Pemberdayaan Peremuan dan Anak.(Presmed)

Comments
Loading...