Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Kab Lingga

Polres Lingga Amankan Pelaku Cabul Anak Tiri di Tanjung Harapan

DPRD Lingga
Tersangka Pencabulan anak tiri A saat diperiksa Satreskrim Polres Lingga.

PRESMEDIA.ID,Lingga- Satreskrim Polres Lingga mengamankan seorang pria berinisial A (40) yang diduga melakukan pencabulan pada anak tirinya. Terduga Pelaku diamankan Polisi di rumahnya kampung Pasir Kuning keluarhan Tanjung Harapan, kecamatan Singkep, Selasa (06/10/2020) kemarin.

Kapolres Lingga, AKBP Boy Herlambang melalui Kasat Reskrim Polres Lingga AKP Adi Kuasa Tarigan mengatakan, penangkapan terhadap Terduga pelaku A, dilakukan atas Laporan polisi Nomor LP-B/09/X/2020/KEPRI/SPKT RES LINGGA tanggal 06 Oktober 2020 yang dilakukan ibu korban dengan sangkaan melakukan tindak pidana persetubuhan anak dibawah umur.

Terduga pelaku A lanjutnya, dilaporkan karena diduga menyetubi korban yang berinisial Y(15) yang sudah dilakukannya sejak akhir tahun 2017 sampai dengan sekitar bulan September 2020. Pencabulan terhadap korban dilaukan A di sebuah kamar rumahnya yang beralamat di Pasir Kuning keluarahan Tanjung Harapan kecamatan Singkep.

“Atas perbuatannya, ibu korban merasa keberatan dan melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian yakni Polres Lingga,”sebut Adikuasa.

Berdasarkan laporan tersebut, selanjutnya Satreskrim Polres Lingga melakukan penyelidikan dan mengetahui keberadaan A (40) di Pasir Kuning Tanjung Harapan-Singkep.

“Kami lakukan penangkapan pada Selasa, 06 Oktober 2020 sekitar pukul 2020 Wib. Tersangka selanjjtnya dibawa ke Polres Lingga untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,”katanya.

Atas perbutannya itu saat ini, A (40) ditetapakan sebagai tersangka dan dilakukan penahanan dengan sangkaan, melakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak dibawah umur sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 ayat (1) (2) dan ayat (3) dan atau pasal 82 ayat (1) dan (2) Undang-Undang Republik Indonesia nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas undang-undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.,”ujar AKP Adi Kuasa.

“Untuk proses hukum, saat ini tersangka ditahan dan dilaukan penyidikan,”ujarnya.

Penulis:Aulia/Redaksi 

Comments
Loading...