Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Dirut RSUP-RAT Diganti, Arif Fadillah Tunjuk Terperiksa Dugaan Korupsi Jadi Plt

Rumah Sakit Provinsi Kepri Raja Ahmad Thabib (RSUP-RAT) Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Pelaksana tugas (Plt) Direktur Badan Layanan Umum (BLU) Rumah Sakit Umum Provinsi Kepri (RSUP) Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang diganti dari dr.Sandri kepada dr.A Yusmanedi.

Pergantiaan Plt Dirut RSUP-RAT Tanjungpinang ini, tertuang dalam Surat Perintah Pelaksa Tugas (Plt), Sekretaris Daerah Provinsi Kepri TS.Arif Fadillah nomor:820/5524/BPKSDM/SP/2020 tanggal 12 Oktober 2020.

Pada surat yang mengatas namakan Gubernur Provinsi Kepri itu, TS.Arif Fadilah memerintahkan kepada dr.A.Yusmanedi yang mejabat sebagai Kepala Bidang Penunjang Medik RSUD Tanjungpinang Provinsi Kepri, terhitung sejak tanggal ditetapkan, disamping sebagai Kepala Bidang Penunjang Medik, ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Rumah Sakit Umum Daerah Tanjungpinang Provinsi Kepri.

“Masa berlaku jabatan Plt.Direktur RSUD Tanjungpinang Provinsi Kepri sampai dengan tanggal 12 Januari 2021 atau sampai dengan jabatan definitif dilantik,”sebutnya.

Surat tugas penunjukan Plt atas nama Gubernur Kepri ini, juga ditembuskan kepada Pjs Gubernur Kepri, Inspektorat dan BPKAD Kepri.

Mantan Pejabat RSUD-RAT Terperiksa Dugaan Korupsi

Sebelumya, Penyidik Direskrimsus Polda Kepri memanggil dan memeriksa sejumlah pegawai Rumah sakit Umum Provinsi (RSUP) Kepri Ahmad Tabib termasuk dr.A.Yusmanedi dalam dugaan korupsi pengadaan bahan habis pakai dan obat-obatan tahun 2014-2019.

Penyelidikan dilakukan berdasarkan surat perintah penyidikan nomor SP-Lidik/92/IV/2020 Ditreskrimsus tertanggal 25 Juni 2019 lalu.

Mantan Direktur RSUP Ahmad Tabib Muchtar L Munawar kala itu, juga membenarkan pemanggilan sejumlah staf dan pegawainya oleh Penyidik Polda Kepri itu. Ia mengatakan, pemanggilan dilakukan terkait dengan anggaran di RSUP Kepri.

“Yang dipanggil Ada 3 orang, Kabag keuangan, Pengguna Anggaran (PA), PPK dan PPTK proyek,”ujarnya pada wartawan.

Kabid Humas Polda Kepri Kombes Pol.S Erlangga juga membenarkan pemanggilan dan pemeriksaan sejumlah Staf RSUP Kepri itu. Pemanggilan dan pemeriksaan, katakan Erlangga, dilakukan dalam proses Penyelidikan atas dugaan korupsi  di RSUP Kepri itu.

“Untuk Alkes masih dalam proses Lidik, pengambilan keterangan/introgasi,”ujarnya.

Selain terkait dugaan korupsi pengadaan bahan habis pakai dan obat-obatan tahun 2014-2019, sejumlah pejabat itu juga diperiksa dalam dugaan korupsi proyek Alkes.

Berdasarkan data DIPA RSUD Raja Ahmat Thabib Provinsi Kepri 2018, terdapat Rp.12.663 Milliar dana pemeliharaan Medik, alat, gedung dan bangunan serta jalan di RSUD Raja Ahmat Thabib sepanjang 2018.

Sedangkan alokasi dana untuk pengadaan alat kesehatan 2018 Rp.34.579 Miliar. Biaya Bahan Logistik RS (BPH Medis dan Non Medis) Rp.7,8 Milliar serta alokasi dana Pembangunan Gedung Tempat Ibadah Masjid Rp.1.796 M

Penulis:Redaksi

Comments
Loading...