Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Hamili Pacar Yang Masih Dibawah Umur, Pemuda Diciduk Polisi

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang AKP.Rio Reza Perindra.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang membekuk terduga pelaku pencabulan anak dibawah umur berinisial Im (19) di Jalan Batu Kucing Tanjungpinang Pukul 20.30 WIB, Selasa(13/10/2020).

Penangkapan terhadap Im, dilakukan Polisi atas laporan bapak korban terhadap pacar anaknya yang menghamili korban hingga 4 minggu.

Kasat Reskrim Polres, AKP Rio Reza Parindra mengungkapkan, kronologis kejadian antara korban yang masih berumur 16 tahun dan terlapora Im, sudah berkenalan selama 5 bulan yang lalu dan mulai berpacaran lebih kurang selama 1 bulan.

Selama berpacaran dengan terlapor, korban mengaku sudah 3 kali melakukan hubungan intim layaknya suami istri.

Baca Juga

“Dari pengakuan korban, terakhir kali melakukan hubungan intik dengan terlapor sekitar bulan September 2020 diwisma Seroja Tanjungpinang,”ungkap Rio, Rabu (14/10/2020).

Akibat perbutan tersebut saat ini korban hamil 4 minggu. Selanjutnya pelapor yang merupakan bapak korban, mengetahui kejadian tersebut pada saat membawa korban ke rumah sakit bersama isterinya. Kepada kedua orang tua korban, dokter memberitahu bahwa korban sedang hamil 4 minggu.

“Selanjutnya, Ibu dan ayahnya menanyakan kepada korban, siapa yang melakukannya dan akhirnya korban mengakui bahwa yang menghamilinya adalah Im pacarnya sendiri,”jelasnya.

Tidak terima dengan perlakuan Im, akhirnya oreang tua korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Tanjungpinang. Dan setelah dilakukan penyelidikan dan penyidikan, Polisi akhirnya mengamankan Im.

Saat ini lanjur Rio, Im yang telah diamanakan ditetapakan sebagai tersangka pelaku pencabulan anak dibawah umur.

Tersangka dijerat dengan pasal 81 ayat 2 UU RI Nomor 17 tahun 2016 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti UU Nomor 1 tahun 2016 tentang perubahan kedua atas UU RI Nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak menjadi undang-undang.

Penulis:Roland 

Comments
Loading...