Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Fraksi PKS Sayangkan Proyek G-12 Akan Terbengkalai, Pemprov Kepri Akan Kembali Alokasikan Dana

Pemandangan Mega Proyek Gurindam 12 (G-12) di Tepi Laut Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Kepulauan Riau Hanafi Ekra sangat menyayangkan proyek ambisius penataan kawasan pesisir Gurindam 12 (G-12) di Tanjungpinang yang diperediksi akan terbebengkalai karena tidak akan rampung 100 persen tahun ini.

Padahal, proyek yang sudah menyedot Rp 514 miliar dana APBD Kepri itu dikerjakan dengan skema multiyears sejak 2018 sampai 2020.

“Tentu saja kami sangat menyayangkan hal ini bakal terjadi, Apalagi, kami dulu sempat tidak setuju proyek ini dijalankan,” ujarnya, Kamis (15/10/2020).

Saat itu, lanjut Hanafi, ketika Gubernur mengusulkan proyek itu, sejumlah fraksi di DPRD Kepri termasuk fraksi PKS sangat menentang pelaksanaannya. Karena memakan porsi anggaranua itu cukup besar, sementara kebutuhan dasar lainnya harus dikorbankankan.

Anggota DPRD Kepri dapil Bintan-Lingga ini juga mengatakan, jika memang tahun ini proyek tersebut tidak rampung 100 persen, maka pembangunan tersebut mau tidak mau harus dilanjutkan 2021 mendatang. Karena, jika dibiarkan mangkrak begitu saja dikhawatirkan proyek Rp 514 miliar itu akan terkesan mubazir.

“Dari awal sebenarnya kami sudah sangat tidak setuju, tapi ini juga tidak boleh dibiarkan. Kita akan lihat dulu postur anggaran 2021 nanti, dengen mempertimbangkan kebutuhan masyarakat yang lebih utama,”kata pria yang juga anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kepri ini.

Sementara itu, Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepri, TS Arif Fadillah mengatakan, kendati masa pelaksanaan Multi Years-nya sudah selesai dan tidak rapung 100 persen pada tahun ini, pemerintah akan kembali mengalokasikan anggaran dana dari APBD untuk melanjutkan pembiayaan proyek tersebut.

“Multiyears-nya memang sudah selesai tahun ini, tapi kita bisa alokasikan per kegiatan nantinya,”ujar Sekda.

Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) Pemprov Kepri ini melanjutkan,Pemerintah provinsi Kepri tidak akan membiarkan proyek tersebut mangkrak begitu saja. Dan akan kembali mengalokasikan anggaran untuk melanjutkan proyek tersebut per kegiatan pada pekerjaan yang belum dilaksanakan, seperti pembangunan tugu, gedung, penghijauan, atau bahkan taman di kawasan tersebut sesuai dengan DED yang dibuat.

“Nanti kita lihat dulu porsi APBD 2021, kalau mencukupi akan kita anggarkan satu atau dua kegiatan paling tidak,”imbuhnya.

Sebelumya, proyek G-12 dipastikan tidak akan selesai 100 persen tahun 2020 ini. Hal tersebut disebabkan beberapa kendala teknis, dan megaproyek tahun jamak itu juga terkena refocusing anggaran.

Kepala Seksi Jalan dan Jembatan Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, dan Pertahanan (PUPRP) Provinsi Kepri, Handoko, mengutarakan anggaran pembangunan Gurindam 12 terkena refocusing hingga Rp 60 miliar dari nilai kontrak.

Menurutnya, secara keseluruhan untuk menyelesaikan proyek tahun jamak itu masih memerlukan anggaran sebesar Rp 150 miliar.

“Karena, masih ada beberapa pekerjaan besar yang tersisa, karena batal dilakukan pada tahun ini,”ujarnya.

Seperti diketahui, proyek multiyears G12 sudah dimulai sejak 2018 lalu. Proyek senilai Rp 514 miliar melalui APBD Kepri itu dikerjakan oleh PT. Guna Karya Nusantara selaku kontraktor. Kemudian kegiatan yang dirancang untuk mempercantik wajah Ibu Kota Provinsi Kepri, Tanjungpinang tersebut ditargetkan rampung pada tahun 2020 mendatang.

Penulis:Ismail/Redaksi

Comments
Loading...