Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Kejari Tanjungpinang Jebloskan Terpidana Pungli ASN BPN ke Penjara

Kejaksaan negeri Tanjungpinang menjebloskan terpidana Pungli ASN BPN Tanjungpinang ke Penjara.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang menjebloskan terpidana pungli terdakwa Jauar ke Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas II A Tanjungpinang, Rabu (14/10/2020).

Tepidana Januar, merupakan , Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Pertanian Nasional (BPN) Tanjungpinang terbukti melakukan pungli dan telah diponis oleh Pengadilan.

Kepala seksi Tindak Pidana Khusus (Kasipidsus) Kejari Tanjungpinang, Aditya Rakatama mengatakan, pihaknya melaksanakan eksekusi pidana badan terhadap terdakwa Januar berdasarkan putusan Mahkamah Agung RI. No. 798K/Pid.Sus/2019 tanggal 10 Juni 2019.

Sebelumnya, lanjut Rakatam, Terdakwa Januar dipinis bersalah melakukan tindak pidana gratifikasi dengan hukuman 8 bulan penjara, denda Rp.20juta subsidiair 2 bulan kurungan.

Namun oleh terdakwa menyatakan Banding ke Pengadilan Tinggi. Melalui Putusan Pengadilan Tinggi (PT) menguatkan Putusan PN. Tanjungpinang Nomor: 10/Pid.Sus-TPK/2017/PN.TPg tanggal 22 pebruari 2018 dan Terdakwa menyatakan Kasasi.

“Selanjjutnya berdasarkan putusan Kasasi, menyatakan menguatkan putusan PT.Pekanbaru No. 8/Pid.sus-TPK/2018 tanggal 5 September 2018,”sebutnya.

Dengan amar putusan menyatakan terdakwa Januar telah terbukti secara sah dan menyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi itu, selanjutnya Jaksa melaukan ekseskui dan menjebloskan terdakwa ke Tahanan.

“Dalam pelaksanaan eksekusi, terpidana Januar juga bersikap kooperatif dan memenuhi panggilan Jaksa untuk melaksanakan putusan MA ini,”sebutnya.

Dalam pelaksaan ekseskui lanjut Raka, juga menerapakan protokoler kesehtan, melalui rapid tes dengan hasil non reaktif sebelum akhirnya dijebloskan ke Penjara.

Sebelumnya, Pengadilan Negeri (PN) Tanjungpinang menjatuhkan hukuman kepada terdawka kasus Pungutan Liar (Pungli) pengurusan sertifikat tanah, Januar divonis hukuman 8 bulan penjara dan denda Rp 20 juta subsider 2 bulan kurungan.

Terdakwa terbukti melanggar pasal 12 huruf e junto pasal 12 huruf a UU RI nomor 31 tahun 1999 sebagaimana telah diubah dan ditambah dengan UU RI nomor 20 tahun 2001 tentang pemberantasan Tipikor.

Penulis:Roland

Comments
Loading...