Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Curi Kabel, Pelajar Tanjungpinang Diringkus Polisi

Kapolsek Gunung Kijang AKP.Monang P Silalahi dan jajarannya saat melakukan ekspos kasus pencurian Kabel di Gunung Kijang.

PRESMEDIA.ID,Bintan-Jajaran Polsek Gunung Kijang meringkus 2 pelaku pencurian kabel listrik Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) milik PT PLN Tanjungpinang di Batu 18, Jalur Lintas Barat Kelurahan Toapaya Asri, Kecamatan Toapaya.

Namun ironinya, satu dari dua pelaku inisial Ss (17) berstatus seorang pelajar yang duduk dibangku Kelas I salah satu SMK di Kota Tanjungpinang.

Sedangkan satu pelaku lainnya Yp (22) merupakan pria lulus SD dan berdomisili di Perumahan Bintan Alam Sejati RT 008/RW 002, Desa Toapaya Selatan, Kecamatan Toapaya.

Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang Parlagutan Silalahi, mengatakan pelaku pencurian dengan pemberatan itu sebenarnya ada 3 orang yaitu Ss, Yp dan Hr.

“Namun Hr berhasil kabur sehingga ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) sedangkan Ss dan Yp dijebloskan ke sel tahanan,”ujar Monang saat ekspose di Mapolsek Gunung Kijang, Sabtu (17/10/2020).

Ketiga pelaku lanjut Monang, memiliki hubungan pertemanan dan telah melakukan aksinya sebanyak 2 kali di wilayah hukum Polsek Gunung Kijang.

Aksi pencurian mulai dilakukan dari Senin (12/10/2020). Saat itu Yp mendatangi rumah Ss yang berada di satu perumahan yaitu Perumahan Bintan Alam Sejati.

Saat itu, Yp mengajak Ss yang masih pelajar itu untuk mencuri kabel jenis A3C. Namun sebelum mencuri mereka menyewa mobil dan menjemput Hr yang berada di Kelurahan Tanjungunggat Kota Tanjungpinang.

Dengan menumpangi mobil Suzuki Ertiga warna hitam BP 1519 TI yang disewa, Ke tiganya menuju Batu 18, Jalur Lintas barat. Sesampainya di tiang listrik yang tak jauh dari Restoran “Dapoer Kita” mereka langsung berbagi tugas.

“Ss yang masih pelajar bertugas mengawasi dan memantau kondisi di TKP. Jika ada orang berhenti dan bertanya dia akan mengalihkan dengan berbagai cara. Sedangkan Yp bertugas memanjat dan memotong kabel listrik tersebut dan Hr bertugas menggulung kabel yang telah dipotong,”jelasnya.

Setelah berhasil mencuri kabel itu, Yp dan Hr selanjutnya mengangkat kabel curian ke dalam mobil sewaan, lalu menjualnya ke salah satu penampungan yang berada di Simpang Kampung Bulang Kota Tanjungpinang.

Kabel yang mereka curi dihargai Rp.3.340.000 oleh pemilik penampungan. Lantas mereka membaginya yaitu untuk Ss mendapatkan Rp 200.000 karena tugasnya hanya mengawasi.

Kemudian Yp mendapatkan Rp1.800.000 karena tugasnya lebih berat yaitu memanjat tiang listrik dan memotong kabel listrik. Sedangkan Hr mendapatkan sisanya yaitu Rp 1.340.000 karena membantu Yp.

“Setelah berhasil melakukan aksinya yang pertama dan menikmati hasil penjualan kabel yang dicuri, Ke tiga jawaban ini kembali merencanakan aksi pencuriannya yang kedua,”jelas Monang.

Aksi ke dua lanjutnya, kembali dilakukan pada Rabu (14/10/2020) di lokasi yang berada yaitu di Jalur Lintas Barat juga. Namun dalam aksi kedua ini pelaku Ss tidak ikut karena takut ketauan sehingga Yp dan Hr saja yang melakukannya.

Kedua pelaku, melakukan aksinya dengan memotong kabel PLN. Namun belum berhasil menjual barang curiannya, anggota Polsek Gunung Kijang berhasil meringkus keduanya pada Kamis (15/10/2020).

“Pelaku yang berhasil kami ringkus pertama adalah Ss dan Yp, Sedangkan Hr berhasil kabur. Selain kedua pelaku juga ikut diamankan satu pasang sepatu safety warna coklat, 1 buah helm warna putih bertuliskan Transcocean, 1 set tali tambang untuk panjat tiang, satu buah gergaji besi, 8 gulung kabel jenis A3C ukuran 240 mm, dan 1 unit Mobil Suzuki Ertiga BP 1519 TI.

Atas perbuatanya terduga pelaku Ss dikenakan Pasal 363 Ayat 1 ke (4) dan ke (5) KUHP Jo UU RI Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Anak.

“Sedangkan Yp diancam dengan Pasal 363 Ayat 1 ke (4) dan ke (5) KUHP Jo Pasal 64 KUHP dengan sanksi hukuman kurungan penjara selama-lamanya 7 tahun ditambah sepertiga ancaman pokok,”ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...