Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Curi dan Jual Kabel Listrik SUTM ke Penampung, Yp Menyamar Jadi Petugas PLN

Kapolsek Gunung Kijang-Bintan AKP Monang P Silalahi saat menunjukan barang bukti dan alat yang digunkan tersangka Yp mencuri kabel Listrik.

PRESMEDIA.ID,Bintan-Pelaku pencurian kabel listrik yang berhasil diringkus Polsek Gunung Kijang ternyata menyamar sebagai petugas jaringan PT.PLN untuk mengelabui Maskur pemilik penampungan barang bekas di Kelurahan Tanjungunggat Kota Tanjungpinang.

Melalui penyamaran itu, tiga pelaku yaitu SS (17), YP (22) dan Hr berhasil menikmati keuntungan sebesar Rp3.340.000 dari hasil penjualan barang kejahatan mereka.

Kapolsek Gunung Kijang, AKP Monang Parlagutan Silalahi mengatakan, ada tiga alat kejahatan yang digunakan oleh pelaku untuk mengelabui seluruh pihak dalam menjalankan aksinya mencuri kabel listrik Saluran Udara Tegangan Menengah (SUTM) di Tiang Listrik Batu 18, Jalur Lintas Barat-Bintan.

“Ada helm putih bertuliskan Transcocean, 1 set tali tambang untuk menjat tiang dan sepatu safety berwarna coklat,”ujar Monang di Mapolsek Gunung Kijang, Sabtu (17/10/2020).

Tiga alat kejahatan itu, lanjjtnya digunakan oleh pelaku YP. Pria yang berdomisili di Perumahan Bintan Alam Sejati RT 008/RW 002, Desa Toapaya Selatan itu sebagaui dalang dari aksi pencurian dengan pemberatan itu.

Tersangka Yp, lanjut Kapolsek, juga merupakan mantan pekerja salah satu perusahaan subkon jaringan listrik. Sehingga dia bisa melakukan aksi memanjat tiang listrik dan memotong kabel listrik jenis A3C dengan ukuran diameter 240 mm.

“Jadi ketika Yp melancarkan aksinya memanjat tiang listrik, tidak ada yang curiga. Sebab aksinya seperti petugas PLN mulai dari cara dia bekerja dan perlengkapan yang digunakannya hampir mirip dengan petugas resmi,”jelasnya.

Kemudian saat dia membawa gulungan kabel hasil curian itu ke penampungan barang bekas di Tanjungunggat. Pemilik penampungan juga terkecoh karena penampilan Yp. Bahkan cara dia menyampaikan segala alasan terkait kondisi kabel listrik tersebut dan alasan dijual juga tidak diragukan.

Akhirnya, pemilik penampungan barang bekas itupun membeli kabel hasil curian pelaku dengan harga Rp 13.000 per Kg. Sehingga pelaku mendapatkan keuntungan sebesar Rp 3.340.000.

“Dari hasil pengakuan Yp dia menyamar jadi petugas PLN. Menggunakan helm putih dan sepatu safety ke penampungan itu dengan alasan yang akan dijual adalah sisa kabel pekerjaan, sehingga pemilik penampungan barang bejas itu percaya dan mau membelinya,”katanya

Dengan keuntungan Rp 3.340.000, mereka membaginya untuk Ss mendapatkan Rp 200.000 karena tugasnya hanya mengawasi. Kemudian Yp mendapatkan Rp 1.800.000 karena tugasnya lebih berat yaitu memanjat tiang listrik dan memotong kabel listrik. Sedangkan Hr mendapat Rp 1.340.000 karena membantu Yp.

“Dari pengakuan korban, Uang itu digunakan mereka untuk bersenang-senang,”ucapnya.

Penulis:Hasura

Comments
Loading...