Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Warga Bintan Kritik KPU, Pasang Spanduk di Pohon dan Tidak Ikut Aturan 

Spanduk perekrutan Anggota KPPS KPU yang dipasang di pohon median Jalan Berdikari Kelurahan Tanjunguban Timur.

PRESMEDIA.ID,Bintan-Warga kabupaten Bintan mengkritik Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bintan yang melarang pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) spanduk ataupun baliho di sembarangan tempat khususnya di pohon yang ada di pinggiran jalan raya.

Tetapi sebaliknya, Justeru KPU dan Edhock-nya yang memasang spanduk perekrutan Anggota KPPS di pohon median Jalan Berdikari Kelurahan Tanjunguban Timur.

Adi salah seorang warga mengatakan, seharusnya aturan pelarangan pemasangan spanduk di pohon dan sejumlah tempat yang dilarang ini, tidak hanya berlaku pada Partai dan Paslon, Tetapi juga KPU dan Bawaslu.

“Ini sepertinya dia yang buat aturan, tapi dia pula yang melanggar,” ujarnya saat menunjukan Spanduk KPU Bintan yang terpasang pinggir jalan pohon tersebut. 

Kemarin lanjut Edi, pihaknya melihat semua spanduk dan baliho paslon ditertibkan. Katanya, tidak sesuai lokasi dan melanggar ketentuan karena dipasang sembarang. Namun sebaliknya, ketika spanduk milik penyelenggara yang dipasang sembarangan malah tidak ditertibkan.

“Seharusnya KPU sebagai pihak penyelenggara bisa memberikan contoh baik bagi peserta pilkada. Janganlah pasang spanduk sembarangan karena merusak estetika kebersihan dan keindahan kota,”ucapnya.

Sebagai warga Kabupaten Bintan, dia sangat mendukung dengan adanya spanduk yang dipasang di pinggiran jalan. Karena spanduk itu berfungsi untuk memberikan informasi kepada khalayak ramai. Sehingga masyarakat dapat dengan mudah mengetahuinya.

Sebelumnya, Komisioner KPU Bintan Divisi SDM dan Parmas, Syamsul mengaku sejak 30 September lalu pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan masing-masing paslon. Baik Paslon Bupati dan Wakil Bupati Bintan maupun Paslon Gubernur dan Wakil Gubernur Kepri.

“Salah satu poin yang menjadi perhatian adalah terkait pemasangan spanduk dan baliho dilaksanakan dengan mempertimbangkan etika, estetika, kebersihan dan keindahan kota,”ujar Syamsul.

Pemasangan spanduk dan baliho tidak diperbolehkan dilakukan di taman kota, tiang listrik, rumah ibadah, fasilitas pemerintah dan pohon-pohon sepanjang median jalan. Bahkan sekalipun titik-titik itu masuk lokasi yang telah di SK-kan KPU tetap tidak diperbolehkan.

“Saya menghimbau untuk masing-masing paslon apabila menempatkan spanduk maupun baliho sesuai dengan apa yang sudah kita rapatkan kemarin.Dan jangan menempatkan spanduk dan baliho di pohon-pohon,”tegasnya.

Penulis:Hasura 

Comments
Loading...