Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Kampanyekan Prokes, Mendagri Minta Paslon Bagi Masker dan Hand Sanitizer ke Masyarakat

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Menteri dalam negeri Tito Karnavian meminta, pasangan calon (Paslon) Gubernur dan wakil Gubernur, Bupati dan wakil bupati, wali kota dan wakil wali kota Pilkada 2020, melakukan kampanye dengan memperhatikan Protokoler Kesehtan (Prokes).

Dengan tidak menciptakan kerumunan, dan melakukan pertemuan dengan warga secara terbatas, Toto juga mengingatkan, agar Paslon dapat mengutamakan bahan kampanye yang mempedomani protokol kesehatan seperti pembaguan hand sanitizer, masker serta tempat cuci tangan dan bahan lainya.

“Bahan kampanye Masker jauh lebih efektif dan berguna pada masyarakat dari pada baliho yang banyak dan lebar. Dan dengan pemberiaan bahan kampanye Prokes ini, akan memunculkan rasa apresiasi dan simpati masyarakat pada Paslon yang dianggap peduli dengan kesehatan masyarakat,”ujar Mendagri.

Kalau gambar dan taq line di dalam Masker dan hand sanitaizer dan bahan lainya, dipasangan sebanyak-banyaknya, kata Mendagri, popularitas ibu-ibu dan bapak-bapak Paslon juga akan baik.

“Kemudian, masyarakat juga mengapresiasi karena paslon yang ini bisa membantu menangani, Kalau dia menjadi pemimpin nanti otomatis ini akan membantu dalam rangka penanganan Covid-19,sehingga Pilkada ini menjadi Pilkada yang sehat dan diapresiasi,”terangnya.

Mantan Kapolri ini, juga mengaku sangat mengapresiasi para Paslon melakukan kampanye mempedomani aturan-aturan protokol kesehatan selama 25 hari terakhir. Dari data dan laporan Desk Pilkada di seluruh Indenesia hingga saat ini pelaksanaan kampanye Pilkada telatif berlangsung aman.

Dari catatan Kemendagri, lanjutnya, sampai dengan 10 Oktober 2020, terdapat 9.189 kali pertemuan tatap muka yang diperbolehkan atau tatap muka dengan dialog terbatas dengan maksimal 50 orang.

“Sedangkan untuk pertemuan yang lebih dari 50 orang terjadi sebanyak 256 kali atau kurang lebih sebesar 2,7 persen. Artinya, meskipun sedikit pelanggaran tetapi masih terkendali. Dan alhamdulillah selama 25 hari ini pelaksanaan kampanye relatif aman dari potensi konflik,”tuturnya.

Penulis:Redaksi 

Comments
Loading...