Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Jaksa Periksa Dirut dan Direktur BUMD Tanjungpinang Atas Dugaan Gratifikasi dan Penyalahgunaan Jabatan

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanjungpinang Bambang Heri Purwanto.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang-Kejaksaan Negeri Tanjungpinang memeriksa dua petinggi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) atas dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan Jabatan.

Kepala Seksi Intelijen (Kasi Intel) Kejari Tanjungpinang Bambang Heri Purwanto mengatakan, ke dua petinggi BUMD kota Tanjungpianang yang diperiksa itu adalah Fahmi sebagai Direktur Utama (Dirut) dan Irwandi sebagai Direktur.

“Keduanya diperiksa dan dimintai keterangan atas dugaan penyalahgunaan kewenangan, penerimaan atau pemberian gratifikasi dan penyalahgunaan keuangan BUMD dalam penerimaan pegawai,”ujar Bambang Heri Purwanto pada wartawan di Kejari Tanjungpinang Selasa (20/10/2020).

Pemeriksaan dua petinggi BUMD kota Tanjungpinang itu kata Bambang, dilakukan kejaksaan atas laporan dugaan gratifikasi yang masuk dan diterima Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.

“Pemanggilan Dirut dan direktur BUMD PT.TMB ini, adalah dalam rangka Pengumpulan data dan keterangan (Pullbaket),”jelas Bambang.

Pada pemeriksaan hari ini kata Bambang, baru dua orang (Dirut dan Direktur BUMD) yang dipanggil untuk dimintai keterangan. Selanjutnya pihak Kejaksaan akan memanggil dan memeriksa pihak penerima dugaan gratifikasi jabatan dan penyalahgunaan dana keuangan BUMD tersebut.

“Untuk hari ini baru 2 yang dipanggil, Nanti pihak penerima dan saksi lainya juga akan kami panggil untuk dimintai keterangan,”sebutnya.

Fahmi dan Irwandi Ngacir Lewat Pintu Samping Kantor Kejaksaan

Hindari wartawan usai diperiksa jaksa, Direktur Utama (Dirut) Direktur BUMD PT.TMB Fahmi dan Irwandi, keluar lewat pintu samping kantor Kejari Tanjungpinang.

Keduanya, diperiksa jaksa sekitar 4 jam dari pukul 11.30 WIB hingga 16.30 WIB atas dugaan gratifikasi pemberiaan jabatan kepada Hariyun Sagita.

Sebelumnya, Direktur BUMD Tanjungpinang Fahmi memberi Jabatan dan gaji didepan kepada Hariyun Sagita, pelapor dugaan gelar palsu yang digunakan Fahmi sebagi Direktur BUMD ke Polres Tanjungpinang.

Namun, akhirnya Hariyun mencabut laporan dugaan tindak pidana pemalsuan gelar akademis itu, dengan alasan mau berdamai dan diberi jabatan sebagai Kepala Devisi (Kadiv) Operasional BUMD PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) dengan pembayaran gaji dimuka.

Penulis:Roland  

Comments
Loading...