Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Zona Kuning Covid-19, Sekolah di Natuna Kembali Tutup dan Berlakukan Belajar Daring

Seorang siswa SD saat mengukuti Sekolah dan pembelajaran secara daring sistim online dari rumah di saat pandemi COVID-19 (Dok:presmedia.id).

PRESMEDIA.ID, Natuna- Berstatus zona kuning pandemi Covid-19, Kegiatan Belajar Mengajar (KMB) secara tatap muka di kabupaten Natuna kembali ditutup. Sistim pembelajaran kembali dilaksanakan secara daring dari rumah mulai Rabu (21/10/2020).

Hal itu diputuskan Bupati Natuna melalui Surat Edaran Nomor:440/324/DISDIK.DIKDAS/X/2020 yang ditandatangani Abdul Hamid Rizal.

Dalam surat edaran tersebut, Bupati meminta agar kegiatan belajar-mengajar satuan pendidikan KB,TK, SD, SMP, SKB, PKBM baik negeri maupun swasta dilaksanakan secara daring terhitung sejak 21 Oktober hingga 31 Oktober mendatang.

Kepala Dinas Pendidikan Natuna, Suherman mengatakan kebijakan pelaksanaan Belajar daring itu dilakukan untuk menghindari penyebaran Covid-19 setelah ditemukanya positif Covid-19 di Natuna, yang mengakibatkan Natuna saat ini zona Kuning.

“Harapan pemerintah dengan edaran ini, pihak satuan pendidikan dapat melakukan komunikasi dengan orang tua peserta didik dalam pelaksanaan Kegitaan Belajar Mengajar (KMB) secara daring, untuk mencegah penyeberannya Covid-19,”terang Suherman Selasa (20/10/2020).

Diharapkan kata Suherman, orang tua dan tenaga pendidik masing-masing satuan di Natuna dapat saling berkoordinasi. Serta membatasi anak-anak jangan sampai keluar rumah jika tidak ada kepentingan mendesak.

“Kita juga meminta, satuan pendidikan ikut serta melaksanakan pemantauan terhadap peserta didik. Bilamana terindikasi COVID-19, segera melaporkan ke fasilitas kesehatan terdekat dan tembusan ke Dinas Pendidikan,”imbuhnya.

Terpisah, Kepala seksi Pendidikan Sekolah (Kasipendis) Kantor Kementerian Agama Natuna, Hj.Ida Nur Faizah mengatakan hal yang sama.

Sesuai petunjuk dari Kantor Wilayah Kemenag Kepri kata Ida Nur Faizah, penerapkan kebijakan KBM Madrassah, di bawah naungan Kemenag mengikuti aturan tim gugus di daerah.

“Sekarang Bupati selaku ketua gugus sudah mengeluarkan edaran. Ya kita juga melakukan hal yang sama. Terhitung tanggal 21 Oktober, kita melakukan kegiatan belajar secara Daring,”jelas Ida.

Penulis:Moko/redaksi

Comments
Loading...