Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Banner Pemko

Dirut dan Direktur BUMD Diperiksa Jaksa, Wali Kota Tanjungpinang Irit Bicara

Wali kota Tanjungpinang Hj.Rahma saat diwawancara Wartawan di Mapolres Tanjungpinang.

PRESMEDIA.ID, Tanjungpinang- Wali kota Tanjungpinang Hj. Rahma dan sekretaris Kota (Setdako) Tanjungpinang enggan memberi tanggapan pemeriksaan dua petinggi BUMD oleh Kejaksaan dalam dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan Jabatan.

Kepada wartawan Rahma menyarankan, agar permasalahan dugaan gratifikasi penyalahgunaan jabatan itu, ditanyakan langsung ke Komisaris BUMD PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB).

“Ada komisaris, silahkan tanyak kekomisaris langsung,”kata Rahma pada wartawan saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Rabu (21/10/2020).

Rahma juga tidak merinci, siapa komisaris BUMD dan PT.TMB yang dimaksud, mengingat jabatan Wali kota, seharusnya, juga menjadi Komisaris dan bahkan dewan komisaris di BUMD milik Pemko Tanjungpinang itu.

Sebelumnya Kejaksaan Negeri Tanjungpinang memeriksa dua petinggi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) atas dugaan gratifikasi dan penyalahgunaan Jabatan.

Ke dua petinggi BUMD kota Tanjungpianang yang diperiksa itu adalah Fahmi sebagai Direktur Utama (Dirut) dan Irwandi sebagai Direktur.

Pemeriksaan dua petinggi BUMD kota Tanjungpinang itu kata Bambang, dilakukan kejaksaan atas laporan dugaan gratifikasi yang masuk dan diterima Kejaksaan Negeri Tanjungpinang.

Sebelumnya, Direktur BUMD Tanjungpinang Fahmi memberi Jabatan dan gaji didepan kepada Hariyun Sagita, pelapor dugaan gelar palsu yang digunakan Fahmi sebagai Direktur BUMD ke Polres Tanjungpinang.

Namun, akhirnya Hariyun mencabut laporan dugaan tindak pidana pemalsuan gelar akademis itu, dengan alasan mau berdamai dan diberi jabatan sebagai Kepala Devisi (Kadiv) Operasional BUMD PT.Tanjungpinang Makmur Bersama (TMB) dengan pembayaran gaji dimuka.

Penulis:Roland

Comments
Loading...