Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Terjaring Razia Tak Pakai Masker, 73 Warga Bintan Disanksi Bernyanyi dan Sapu Jalan

Tidak Gunakan Masker, Warga Bintan ini dihukum Menyapu Jalan.

PRESMEDIA.ID,Bintan- Terjaring razia Tim Yustisi (Penegakan hukum) kepatuhan Protokoler Kesehatan (Prokes). Sebanya 73 warga Bintan yang terdiri dari pengedara mobil dan motor diberi sanksi bernyanyi dan menyapu jalan.

Razia penegakan hukum Prokes dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 ini, dilakukan Tim gabungan Yustisi Prokes Bintan, yang terdiri dari Satpol PP, Polisi, TNI dan dinas perhubungan (Dishub) kabupaten Bintan di Kecamatan Toapaya dan Gunung Kijang, Kamis (22/10/2020).

Kepala Bidang (Kabid) Ketenteraman dan Ketertiban Umum (Tibum) Satpol PP Bintan, Tabrani mengatakan, razia Yustisi digelar di dua area di halaman GOR Kawal Kecamatan Gunung Kijang-Bintan dan Bundaran Km 16 Jalur Lintas Barat.

“Dari razia yang kami lakukan, ditemukan 73 orang warga yang terjaring dan tidak patuh menggunakan Masker di Gunung Kijang dan Toapaya,”ujar Tabrani.

Razia penegakan hukum Prokes yang dilakukan, lanjut Tabrani, sesuai dengan Peraturan Bupati (Perbup) Nomor 52 tahun 2020 tentang Penerapan Protokoler Kesehtan.

Bagi pelanggar yang tidak mengenakan Masker, akan diberi sanksi denda sebesar Rp 50 ribu per orang dan Rp 100 ribu untuk pelaku usaha.

“Namun karena masih tahap sosialisasi, edukasi, tim Yustisi belum menerapkan denda pada pelanggar. Namun sebagai efek jera, Sehabis didata, pelanggar Prokes diberikan hukuman mulai dari menyanyikan lagu nasional, menyebutkan 5 sila dari Pancasila serta menyapu dan memungut sampah,”ujarnya.

Usai menjalani hukuman sosial tersebut, pelanggar juga diberi pemahaman tentang aturan dan upaya-upaya yang dilakukan Pemrintah dalam menekan penyebaran virus Covid-19 pada adaptasi kebiasaan baru.

“Selanjutnya, kami juga memberi mereka Masker secara gratis untuk digunakan,”ujarnya.

Razia yang dilakukan, lanjut Tabrani, bertujuan untuk mengedukasi masyarakat akan bahaya pandemi covid serta menghadapinya melalui adaptasi kebiasaan baru dengan menerapakan Protokoler Kesehtan.

Penuli:Hasura

Comments
Loading...