Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Kisah Kepala BKPSDM Kepri Sembuh dari Covid-19, Jaga Imun Dan Taati Protokoler Kesehatan

Kepala Dinas BKPSDM Kepri Firdaus

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Penularan Covid-19 di Provinsi Kepulauan Riau hingga saat ini masih terus terjadi. Bahkan, angka kasus positif Covid-19 Kepri terus bertambah.

Penularan Covid-19, juga tidak mengenal usia, profesi atau bahkan status sosial. Bagi siapa yang tidak mematuhi protokol kesehatan atau lalai menerapkannya, sangat memiliki potensi untuk tertular Covid-19.

Hal itu yang dialami Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Provinsi Kepri Firdaus, pasien yang dinyatakan positif covid-19 pada 25 September 2020.

Saat ini, Firdaus sudah dinyatakan sembuh, dan memulai beraktivitas di kantornya, setelah sebelumnya lebih dari 11 hari menjalani isolasi terpadu diruang isolasi Rumah Sakit Raja Ahmad Tabib (RAT) Tanjungpinang provinsi Kepri. Dia dinyatakan sembuh dengan hasil usab negatif dua kali, pada awal Oktober 2020 lalu.

Mengenang pengalamanya, Firdaus mengaku, awalnya tidak yakin dan percaya positif Covid-19. Karena dari perjalanan yang dilakukan, sudah sekitar sepekan sebelumnya pulang dari Jakarta. Dia juga mengaku tidak mengalami gejala sakit yang berarti.

“Ya bisa dibilang saya OTG (Orang Tanpa Gejala,red) lah. Bahkan, saya rutin bersepeda setelah pulang itu. Sedikit pun tidak ada gejala,”ujarnya mengawali kisahnya saat ditemui wartawan di Kantor Gubernur Kepri,Pulau Dompak, Kamis (22/10/2020).

Ketika pulang dari Jakarta, Firdaus juga mengaku,langsung melakukan pengambilan sampel usap melalui metode PCR. Kebetulan, sesuai dengan instruksi atasan, setiap ASN pemerintah provinsi Kepri yang melakukan perjalanan dinas ke keluar daerah zona merah, setelah pulang wajib melaksanakan usap test.

Sayang-nya, setiap warga yang melakukan usap tes PCR di provinsi Kepri, hasilnya baru diketahui satu Minggu kemudian. Hal itu disebabkan terbatas dan minimnya sarana Usap PCR tes di Kepri.

Makanya, lanjut Firdaus, ketika hasil usap tes-nya keluar dengan hasil positif Covid-19, Ia mengaku kaget bukan kepalang. Karena, selama sepekan itu, dia juga sudah berkontak dengan keluarganya dirumah.

“Saya sangat khawatir akan menular kepada keluarga. Karena memang sudah kontak selama seminggu, baru usab tes saya ketahui,”ujarnya.

Namun, apalah daya. Disamping memikirkan keluarga, Firdaus juga harus menjaga imunitas tubuhnya sendiri.

Setelah dinyatakan positif Covid, berita media tentang Kepala BKPSDM Provinsi Kepri positif Covid-19 ini, juga menjadi viral di media lokal dan bahkan media Nasional.

Selanjutnya, Tim Satgas percepatan penanganan Covid-19 Kepri membawa Firdaus ke Rumah Isolasi terpadu Rumah Sakit Umum Provinsi Raja Ahmad Tabib (RSUP-RAT) di Tanjungpinang.

Sepanjang perawatan selama 11 hari rumah sakit, Firdaus mengaku juga tidak mengalami gejala sakit. Selama dirawat pun, ia hanya diberikan suplemen dan makananya dijaga secara teratur.

Benar saja, pada hari ke-9 setelah diisolasi, pemeriksaa uji sampel usap-nya dinyatakan negatif.

“Sekitar 11 hari saya dirawat di rumah sakit. Pada hari ke-9, sebenarnya sudah negatif. Lalu, sampai hari ke-11 baru boleh pulang,”imbuhnya.

Dari pengalaman tersebut, Firdaus menyimpulkan, untuk melawan virus Covid-19 dibutuhkan imunitas tubuh yang baik, menjaga kesehatan tubuh dan mematuhi protokoler kesehatan.

Kepada masyarakat Kepri, Firdaus juga berpesan agar selalu menjaga kesehatan dan mematuhi protokol kesehatan. Taat dan dispilin memakai masker, mencuci tangan dan menjauhi kerumunan.

“Yang terpenting lagi, jaga imun tubuh, karena kalau imun lemah, virus pun akan gampang masuk dan menyerang,”katanya.

Penulis:Ismail 

Comments
Loading...