Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Sekda Kepri Himbau Pengusaha Dukung Program Bagi-Bagi Masker

Sekda Kepri TS.Arif Fadillah.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Ikut sukseskan program pencegahan dan penyebaran pandemi Covid-19, Pemerintah provinsi Kepri mengimbau pelaku usaha agar turut perpartisipasi dalam gerakan bersama bagi-bagi masker kepada masyarakat.

Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Kepulauan Riau, TS Arif Fadillah mengatakan, pencegahan penyebaran COVID-19 bukan hanya menjadi tugas pemerintah ataupun stakeholder semata. Namun,juga tugas bersama, termasuk para pelaku dunia usaha.

“Untuk itu, kami mengimbau kepada pelaku usaha agar bisa perpartisipasi dalam gerakan bersama bagi-bagi masker,”katanya, Kamis (22/10/2020).

Ditambahkan Arif, peran dunia usah dalam menyukseskan program gerakan bagi-bagi masker (Gebrak-masker) yang dilaksanakan pemerintah menjadi bentuk kepedulian dan partisipasi pelaku usaha dalam dukung pilkada sehat di Kepri.

Agenda Gebrak masker lanjut Arif, direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 10 November 2020 mendatang secara serentak di seluruh Kepri.

“Kegiatan ini akan digelar di kota Batam dan bila tidak ada halangan juga akan dihadiri Mendagri dan Ketua KPK-RI,”tuturnya.

Oleh karena itu, Arif meminta peran pelaku usaha, baik kecil maupun besar mulai dari pemilik UMKM, toko, warung, restoran, atau bahkan perusahaan agar turut membagikan masker kepada masyarakat sekitarnya. Minimal, karyawan yang bekerja di tempatnya masing-masing.

“Terserah saja mau buat sendiri atau beli, yang berbahan medis atau bahkan kain. Yang penting sama-sama kita berperan demi mencegah penularan COVID-19,”ungkap Sekda.

“Yang penting bagi kami sebagai pemerintah daerah, berapa pun jumlah masker dibagikan disesuaukan dengan kemampuan. Karena ini merupakan bentuk gerakan kesadaran memakai masker menjadi budaya masyarakat Kepri,” imbuh Arif.

Untuk diketahui, berdasarkan data Gugus Tugas Percepatan dan Penanganan COVID-19 Provinsu Kepri per 22 Oktober 2020 jumlah pasien terkonfirmasi COVID-19 sebanyak 3.059 kasus, sembuh 2.458, dan meninggal dunia 84 kasus. Sehingga, kasus yang masih aktif sebanyak 517 kasus.

Dari jumlah kasus yang masih aktif tersebut, Kota Batam masih menjadi wilayah paling banya kasus aktifnya sebanyak 420 kasus. Kemudoan, Kota Tanjungpinang 39 kasus, Karimun 44 kasus, Bintan 12 kasus, Lingga 2 kasus. Sementara Kabupaten Natuna dan Anambas Nihil kasus. Namun, untuk Natuna satu pasien positif COVID-19 meninggal duni.

Penulis:Ismail 

Comments
Loading...