Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran
Bhayangkara 74

Terjerat Dugaan Gelar Palsu, Anggota DPRD Tanjungpinang Rn Siap Ikuti Proses Hukum

Anggota DPRD Kota Tanjungpinang Rn, menyatakan siap mengikuti proses hukum. (Foto: Rn dari  Facebook)  

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Anggota DPRD kota Tanjungpinang tersangka Rn, menyatakan siap mengikuti proses hukum atas dugaan penggunaan gelar palsu yang dituduhkan kepadanya.

Rn mengatakan, pihaknya akan menghormati proses hukum yang berjan san dilakukan oleh pihak Kepolisi.

“Intinya saya menghormati dan mengikuti proses hukum yang berjalan,”kata Rn saat di konfirmasi PRESMEDIA.ID,Jumat(23/10/2020).

Anggota DPRD kota Tanjungpinang dari Partai PKB ini juga menyampaikan, kepada masyarakat maupun media untuk selalu mendoakan dirinya.

“Mohon doanya saja,”ujarnya singkat.

Tersangka Rn Dipanggil Senin

Sementara itu, Penyidik Polres Tanjungpinang menyatakan akan memanggil dan memeriksa Rn sebagai tersangka dugaan gelar palsu pada Senin (26/10/2020) mendatang.

Kasat Reskrim Polres Tanjungpinang, AKP Rio Reza Parindra mengatakan, akan melakukan pemeriksaan terhadap tersangka Rn dalam dugaan gelar palsu.

“Rencananya hari Senin akan kita periksa sebagai tersangka,”kata Rio saat ditemui di Mapolres Tanjungpinang, Jumaat(23/10/2020).

Rio Juga menyampaikan, tersangka Rn ini tidak terjerat kasus dugaan ijasah palsu, Tetapi tersangka ini ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan menggunakan gelar yang tidak sesuai dengan gelar yang diberikan perguruan tinggi.

“Gelar yang digunakanya Master Managemen (MM), sebenarnya adalah M.M.Pd yang digunakan yang dikeluarkan universitas-nya,”ungkapnya.

Rio juga mengatakan, Pihaknya selaku penyidik, juga sudah mengirimkan Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang dan akan segera diitndak lanjuti dengan pengiriman Berkas Perkara setelah pemeriksaan selesai.

Sebelumnya Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Tanjungpinang menetapkan Rn sebagai tersangka dugaan pengunaan gelar palsu.

Tersangka Rn lanjutnya, dijerat dengan pasal 68 ayat 3 nomor 20 tahun 2003 tentang sistem pendidikan nasional dengan ancaman dibawah 4 tahun penjara.

Mirip dengan kasus Dirut BUMD Tanjungpinang

Kasus oknum angota DPRD kota Tanjungpinang Rn ini, sebenarnya mirip dengan kasus dugaan gelar atau titel palsu Direktur Utama (Dirut) BUMD kota Tanjungpinang Fahmi.

Namun terhadap dugaan penggunaan gelar palsu Dirut BUMD Tanjungpinang itu, Polres Tanjungpinang belum menetapkan tersangkanya.

Penulis:Roland/Redaksi 

Comments
Loading...