Presmedia.id
Pengabdi Kebenaran

Warga Pasar Dihimbau Taat Prokes dan Jalankan 6M+3T

Seroang warga yang berbelanja dipasar Bintan Center mencuci tangan dalam menjalankan protokoler Kesehtan mencegah penyebaran Covid-19.

PRESMEDIA.ID,Tanjungpinang- Aktivitas jual beli di sejumlah pasar di Tanjungpinang sepertinya masih jauh dari penerapan protokol kesehatan (prokes).

Walaupun sudah berulangkali disosialisasikan, Namun kesadaran warga pasar itu masih minim dengan pencegahan COVID-19.

Dari pantauan di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang, masih banyak pedagang yang tidak menggunakan masker saat berjualan. Terlebih, suasana pasar yang sempit dan berada di dalam ruangan, membuat para pembeli dengan mudah berkerumunan tanpa memerhatikan jarak.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau, Mohammad Bisri mengatakan pemandangan seperti itu memang seringkali terjadi di hampir semua pasar tradisional.

Namun, ketika disidak dan diingatkan para warga pasar langsung menaatinya. Tapi, kemudian setelah itu kesadaran menaati prokes kembali hilang.

“Memang ada juga yang taat memakai masker, tapi banyak juga yang tidak,”ungkapnya, Jumat (23/10/2020).

Oleh karena itu, Bisru, kembali mengingatkan agar masyarakat senantiasa menaati prokes pencegahan COVID-19. Seperti, menggunakan masker, menjaga jarak, mencuci tangan, makan makanan bergizi, melakukan olahrga, dan nenjauhi berita hoaks atau dikenal dengan 6 M.

Kemudian, guna menekan angka COVID-19 pemerintah juga berperan dengan menerapkan test, tracing, dan treatment atau dikenal dengan 3T.

“Pemerintah pusat sudah meminta daerah menerapkan 6M+3T ini guna mencegah COVID-19.Dengan begitu juga, petugas lebih mudah menemukan kasus baru”terang Bisri.

Sebelumnya Pjs Gubernur Kepri Bahtiar Baharuddin juga sempat turun ke Pasar Bintan Center-Tanjungpinang, selain memberi edukasi dan membagikan Masker, Bahtiar juga mengatakan, sesuai dengan perintah Presiden, pada masa pandemi ini harus ada keseimbangan antara kesehatan publik, keselamatan warga negara dan ekonomi yang bergerak, sehingga masyarakat tetap bisa bertahan hidup.

Kegiatan ekonomi ditengah pandemi, lanjut Bahtiar harus berjalan. Karena, ekonomi tidak boleh lumpuh Namun, harus diimbangi dengan kesadaran masyarakat adan pedagang untuk menerapkan protokol kesehatan.

“Maka itu, kita imbau dan ingatkan, agar tetap melaksanakan protokoler kesehatan dengan ketat,”kata Bahtiar.

Selain itu, Bahtiar juga berharap, seluruh instansi terkait seperti TNI, Polri dan Satpol PP proaktif melakukan pengawasan dan himbauan pada penerapan protokol kesehatan.

“Karena semua pihak juga tidak menginginkan pasar dan tempat- tempat kerumunan lainya, menjadi klaster penularan COVID-19,” imbuhnya.

Penulis:Ismail 

Comments
Loading...